Irup Hari Pahlawan, Sehan: Indonesia Butuh Pemuda yang Berdedikasi dan Berprestasi
BOLMORA, BIOLTIM – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan ke-73 tahun 2018, yang dipusatkan di lapangan olahraga Desa Mototompiaan, Kecamatan Mooat, Sabtu (10/11/2018).
Bupati Boltim Sehan Landjar, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-54 dan HUT ke-47 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tersebut, saat membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI), menyampaikan bahwa peringatan Hari Parlawan bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai kepahlawanan, mempertebal rasa cinta tanah air dan meneguhkan semangat pengabdian bagi bangsa dan negara.
“Peringatan Hari Pahlawan bukan semata sebuah acara, namun harus sarat makna. Bukan hanya sebagai prosesi, namun substansi setiap peringatan hari pahlawan harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, ‘Semangat Pahlawan di Dadaku’ yang menjadi tema Hari Pahlawan tahun 2018 ini, mengandung makna sesuai fitrahnya dalam diri setiap insan yang tertanam nilai-nilai kepahlawanan.
“Siapapun dapat menjadi pahlawan. Setiap warga negara Indonesia tanpa terkecuali dapat berinisiatif mengabdikan hal yang bermanfaat untuk kemaslahatan diri, lingkungan sekitar, serta bagi bangsa dan negara,” terang Sehan.
Lebih lanjut Ia mengatakan, saat ini Indonesia membutuhkan pahlawan baru yaitu sosok yang berdedikasi dan berprestasi, pemuda yang punya jiwa patriotisme, pantang menyerah, disiplin, berkarakter, menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan, serta mampu memanfaatkan keberagaman sebagai modal sosial dipergunakan untuk keunggulan Indonesia dalam pergaulan dunia.
“Negeri ini membutuhkan pemuda yang kokoh dengan jati dirinya, mempunyai karakter lokal yang luhur, percaya diri dan peka terhadap permasalahan sosial,” sebut bupati dua periode ini.
Kepada PNS, Sehan berpesan agar menjadikan momentum Hari Pahlawan sebagai penyemangat dalam melayani masyarakat. PNS harus berjiwa pahlawan dengan menempatkan diri sebagai abdi negara yang memberi pelayanan maksimal kepada masyarakat, tulus iklas, disiplin dan jujur.
“Kita bisa mengambil contoh semangat dan spirit para pahlawan dengan mengaplikasikannya dalam melayani masyarakat secara lebih baik lagi,” tandasnya.
Turut hadir Ketua DPRD Boltim Marsaoleh Mamonto, Wakil Bupati Rusdi Gumalangit, Ketua TP-PKK Boltim Ny Nursiwin Dunggio, Wakil Ketua TP-PKK Boltim Ny Titiek Susanti Mamonto, para pimpinan SKPS, seluruh ASN, serta aparat desa se-Kabupaten Boltim.
(ayax vay)



