Progres Pembangunan MRBM Belum Menyentuh Angka 50 %
Pemkot Minta Pekerja Proyek MRBM Ditambah
BOLMORA, KOTAMOBAGU – Waktu pengerjaan proyek lanjutan pembangunan Masjid Raya Baitul Makmur (MRBM) menyisahkan 44 hari lagi. Sementara progres pekerjaan belum menyentuh angka 50 persen. Olehnya, Pemerintah Kota (Pemkot) meminta PT Lumbung Berkat Indonesia (PT LBI) sebagai pelaksana proyek berbanderol Rp16,7 miliar itu, untuk menambah jumlah pekerja agar target pekerjaan bisa selesai hingga batas waktu yang tertuang dalam dokumen kontrak.
“Tenaga kerja yang ada saat ini berjumlah 60 oarng, sebelumnya hanya 25 orang. Kemudian satu atau dua hari ke depan akan ketambahan lagi delapan orang. Semua pekerja berasal dari Jawa,” kata Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Sosial (Kesos) Adin Mantali, Senin (14/11/2016), siang tadi.
Diungkapkannya, progres pengerjaan saat ini baru mencapai 48 persen. Namun demikian, jika pemasangan empat buah kubah kecil selesai, progres pengerjaan akan naik signifikan hingga 70 persen.
“Tanggal 29 Desember adalah batas akhir pengerjaan. Kalau tidak selesai, tentu putus kontrak. Tapi kami tidak menginginkan hal itu terjadi. Kami akan terus mengawasi pengerjaannya agar bisa selesai sesuai target yang diberikan,” ujarnya.
Ditambahkan, target pekerjaan yakni pemasangan empat buah kuba kecil dan satu buah kubah besar selesai diakhir tahun, maka tahun depan pekerjaan akan terfokus pada bangunan induk.
“Mudah-mudahan semua berjalan lancar. Agar tahun 2018 pengerjaan sudah selesai,” cetusnya.
Sebelumnya, Sekretaris Kota (Sekkot) Kotamobagu Tahlis Galang mengungkapkan, pihaknya akan mengalokasikan anggaran sekira Rp19 miliar hingga Rp20 miliar dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2017. Anggaran tersebut untuk pembiayaan pengerjaan bagian dalam bangunan masjid.
“Kita kalkulasikan anggaran masih membutuhkan sekitar Rp29 miliar. Itu sudah termasuk finishing. Nanti kita akan anggarkan secara bertahap.(me2t)



