Polimdo Jadi Tempat Diselenggarakan Uji Sertifikasi TKK Bidang BIM

BOLMORA.COM,SULUT – Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) di bidang Building Information Modeling (BIM) akan dilaksanakan di Politeknik Negeri Manado (Polimdo) secara gratis tanggal 16–17 Oktober 2025 mendatang.
Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang mewajibkan setiap tenaga kerja konstruksi memiliki sertifikat kompetensi. Hal ini untuk memastikan bahwa para pekerja tidak hanya ahli di bidangnya, tetapi juga menguasai berbagai perangkat lunak yang kini menjadi standar di industri konstruksi, baik di sektor pemerintah maupun swasta.
Hal tersebut disampaikan Ketua Jurusan Teknik Sipil, Ir. Rio Pendekar Lonan, ST., MT, Kamis (02/10/2025) mewakili Direktur Polimdo, Dra. Mareyke Alelo, MBA,.
“Setiap lulusan pada dasarnya harus bersertifikat. Salah satunya adalah BIM, yang kini menjadi fokus utama pemerintah dalam mencetak tenaga kerja konstruksi yang kompeten,” jelas Ir. Rio.
Terangnya lagi Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) ini akan diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi dan Pelatihan (BNSP) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang telah ditunjuk.
Lulusan Polimdo sendiri telah memiliki beragam kompetensi, termasuk dalam penggunaan BIM, termasuk aplikasi yang banyak digunakan oleh para profesional di dunia konstruksi.
“Bidang Teknik Sipil mencakup banyak aspek, mulai dari konstruksi bangunan gedung, jembatan, dan lainnya. Nantinya, peserta akan disertifikasi oleh BNSP melalui LSP yang bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI. Dan sekali lagi, sertifikasi ini gratis,” tambahnya sambil tersenyum.
Sebelum mengikuti uji sertifikasi, peserta akan mendapatkan sesi penyegaran (refreshment) terkait program atau aplikasi yang dikuasai, seperti Cubicost, Tekla, Revit, dan beberapa perangkat lunak lainnya yang umum digunakan di industri konstruksi modern.
“Peserta akan diuji sesuai dengan kompetensi dan penguasaan aplikasi yang dimiliki. Uji kompetensi akan dilaksanakan sesuai dengan tanggal yang tertera pada flayer, yaitu 16 hingga 17 Oktober 2025,” lanjut Rio.
Menurutnya, memiliki sertifikasi kini menjadi syarat utama bagi tenaga kerja di industri konstruksi. Baik proyek pemerintah (PU) maupun swasta, akan membutuhkan tenaga yang sudah terverifikasi kompetensinya, terutama dalam penggunaan BIM.
“Sertifikasi ini ibarat SIM atau lisensi yang membuktikan kemampuan seseorang di bidang konstruksi. Tanpa itu, sulit bersaing di dunia industri saat ini,” ujarnya.
Rio juga menegaskan bahwa kegiatan ini jarang diadakan secara gratis, sehingga merupakan kesempatan emas, khususnya bagi alumni Polimdo, baik itu lulusan tahun ini maupun sebelumnya, yang menguasai beberapa aplikasi BIM untuk segera mendaftar.
“Biasanya biaya sertifikasi bisa mencapai Rp2,5 juta hingga Rp3,5 juta, tapi kali ini gratis. Jadi, manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin,” pungkasnya.
Hari ini merupakan hari terakhir pendaftaran, namun pihak panitia membuka kemungkinan untuk memperpanjang masa pendaftaran selama 1–2 hari ke depan, jika diperlukan.
“Kami akan menyeleksi peserta yang memenuhi syarat. Kuotanya terbuka luas, bahkan jika mencapai 100, 200, atau 300 orang pun akan tetap kami akomodasi. Silakan segera mendaftar,” tutupnya
(*/Jane)



