Proyek Multiyears BPJN Sulut, Pembebasan Lahan Jadi ‘Kunci’

BOLMORA.COM, SULUT – Satker Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulut 1, Ringgo menyuarakan kekhawatiran serius di hadapan Komisi III DPRD Sulut.
Anggaran tahun 2025 untuk proyek jalan multiyears senilai miliaran rupiah dikhawatirkan tidak terserap optimal akibat terhambatnya proses pembebasan lahan.
Hal ini terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi III DPRD Sulut, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut, dr. Andy Silangen, pada Rabu (29/10/2025).
Satker BPJN Sulut 1, Ringgo, memaparkan bahwa proyek ini mencakup kontrak menyeluruh selama tiga tahun anggaran: 2025, 2026, dan 2027. Pengerjaan fisik ditargetkan tuntas hingga Februari 2027.
Namun, fokus kekhawatiran terletak pada porsi anggaran di tahun pertama. “Yang kita khawatirkan bahwa porsi tahun ini tidak bisa terserap,” ujar Satker Ringgo.
Saat ini, pengerjaan proyek, yang baru mencakup sepanjang 425 meter di seksi SEA, sangat terbatas. Menjawab pertanyaan Anggota DPRD, Amir Liputo, SE, dan Dr. Royke Roring, Ringgo membenarkan bahwa hambatan utama yang menyebabkan potensi pergeseran anggaran adalah masalah pembebasan lahan yang belum tuntas.
(*/Jane)



