Regional

1 Tahun Pimpin DPRD Sulut, Ini Harapan Fransiscus Andi Silangen ke Depan

BOLMORA.COM, SULUT – Tak terasa masa kepemimpinan dr Fransiscus Andi Silangen, sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulut sudah satu tahun berjalan, tepatnya pada Selasa (26/10/2021).

Berbagai capaian kinerja pun telah dicapai pasca dirinya dilantik Ketua DPRD Provinsi Sulut, menggantikan Andrei Angouw yang harus mundur karena mencalonkan diri sebagai Wali Kota Manado pada Pilkda serentak tahun 2020.

Dihari istimewa ini, dr Andi sapaan akrabnya, menaruh harapan besar untuk peningkatan kinerja anggota DPRD Provinsi Sulut ke depan.

“Harapan saya ke depan, kinerja DPRD semakin maksimal, lebih efisien dan terarah, utamanya dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Sebab, anggota DPRD adalah representatif masyarakat dalam memperjuangkan aspirasim,” ungkapnya, kepada wartawan.

Menurtnya, sudah semestinya semua anggota DPRD meningkatkan perannya sebagai wakil rakyat, dan juga secara aktif mengawasi jalannya pemerintahan dengan sebaik-baiknya.

“Tentu dengan instrumen peraturan perundang-undangan yang berlaku dan rencana anggaran yang telah ditetapkan dan disepakati bersama,” kata dr Andi.

Dalam melaksanakan fungsi-fungsi DPRD, termasuk fungsi legislasi dan fungsi anggaran, setiap anggota DPRD perlu menghimpun dukungan informasi dari masyarakat. Olehnya, setiap aduan masyarakat harus diterima dan ditindaklanjuti.

“Namanya juga wakil rakyat. Sehingga itu, setiap aduan masyarakat wajib kita tindaklanjuti, dengan didelegasikan ke komisi-komisi untuk dibahas. Saya selaku Ketua DPRD mem-follow up itu, dengan menanyakan sejauh mana perkembangannya. Ini bentuk sinergitas pimpinan dan anggota DPRD,” sebutnya.

Dia mencontokan kinerja anggota DPRD Sulut yang langsung menanggapi beberapa aduan yang masuk ke DPRD Sulut akhir-akhir ini. Di mana, masing komisi-komisi sesuai bidangnya masing-masing langsung menanggapi dengan melakukan rapat dengar pendapat atau RDP, untuk membahas dan mencari solusi.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja teman-teman anggota DPRD Sulut selama ini yang langsung tanggap dengan permasalahan yang diadukan masyarakat. Contohnya belum lama ini masalah tanah, dan finance,” terang dr Andi.

Dikatakan pula, fungsi pengawasan DPRD perlu terus dikembangkan, baik model maupun tekniknya. Karena, dengan keberhasilan fungsi ini akan memberikan kredibilitas yang tinggi kepada DPRD.

“Saya sangat berharap kerja sama dan kebersamaan antara pimpinan dewan dan semua anggota dapat terus berjalan dengan baik demi kepentingan rakyat. selain itu, sekiranya upaya-upaya penguatan fungsi legislatif dapat dilaksanakan dengan konsisten dan terprogram. Sekali lagi, saya berharap adanya peningkatan performance dari teman-teman anggota DPRD. Ini merupakan tuntutan kita ke depan. Mengingat, Undang-undang Nomor:  32 tahun 2004 menempatkan DPRD dan kepala daerah sebagai dua unsur pemerintahan daerah yang memiliki hubungan kemitraan yang menuntut adanya kesejajaran dalam kualitas kerja, yang ujungnya untuk kesejateraan rakyat. ,” pungkas suami tercinta Rinny Tamuntuan ini.

Sekadar diketahui, dr Fransiscus Andi Silangen dipercayaakan sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulut berdsarkan SK DPD PDI Perjuangan Nomor: 062/EKS/DPD21/X/2020 yang disampaikan ke DPRD Provinsi Sulut perihal pengantar pengesahan dan penetapan Ketua DPRD Provinsi Sulut. 

Dokter Andi ditetapkan sebagai Ketua DPRD sesuai surat DPP PDI Perjuangan Nomor 2229/IN/DPP/IX/2020 tanggal 29 September 2020, dan resmi dilantik sebagai Ketua DPRD Sulut di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Cengkih, Senin (26/10/2020) sore.

Peresmian pengangkatan Ketua DPRD Provinsi Sulut sekaligus pengucapan sumpah dan janji dilakukan Ketua Pengadilan Tinggi Negeri Sulut Arief Supratman.

(Gnm)

Gunady Mondo

Aktif sebagai jurnalis sejak tahun 2010 (Wartawan UKW UTAMA: 9971-PWI/WU/DP/XI/2021/21/10/79)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button