Banggar DPRD Tuntaskan Pembahasan Usulan KUA-PPAS Bersama TAPD Provinsi Sulut

0
351
Banggar DPRD Tuntaskan Pembahasan Usulan KUA-PPAS Bersama TAPD Provinsi Sulut
Suasana rapat pembahasan usulan KUA-PPAS APBD Tahun 2022 oleh Banggar DPRD dan TAPD Provinsi Sulut
Advertisement

BOLMORA.COM, SULUT – Setalah dibahas secara maraton, akhirnya Senin (18/10/2021) malam, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam hal ini Badan Anggran (Banggar), bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)  Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menuntaskan pembahasan usulan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022.

 “Beberapa hari ini Banggar bersama TAPD fokus menyelesaikan pembahasan KUA dan PPAS 2022,” kata Ketua DPRD Provinsi Sulut Fransiscus Andi Silangen.

Dia mengapreasiasi TAPD yang dipimpin langsung Sekretaris Provinsi Edwin Silangen, beserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Disampaikan juga terima kasih kepada Banggar yang telah melaksanakan pembahasan hingga tuntas, walaupun harus secara maraton siang hingga malam hari,” ungkapnya.

Menurutnya, agenda selanjutnya adalah rapat paripurna dalam rangka penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD Tahun 2022.

“Selasa besok rencananya akan dilaksanakan rapat paripurna,” sebut Fransiscus, yang juga melekat sebagai Ketua Banggra DPRD Provinsi Sulut.

Diketahui sebelumnya, masing-masing Komisi yakni komisi I, II, III dan IV melaksanakan pembahasan KUA/PPAS 2022 secara maraton, guna menyesuaikan jadwal atau waktu yang ditetapkan dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus).

Pantaun, dalam pembahasan KUA-PPAS yang berlangsung sejak pekan kemarin, diwarnai dengan interupsi dan pertanyaan serta kritik dan masukan dari anggota Banggar. Sejumlah aspirasi juga mengemuka, untuk bisa diakomodir pada APBD 2022.

Kendati demikian, proses pembahasan akhirnya dapat disepakati untuk dibahas ke tingkat selanjutnya.

Ketua TAPD Edwin Silangen, dalam menanggapi pertayaan, kritik dan saran serta masukan mengatakan, akan meninjau kembali sejumlah usulan dalam KUA-PPAS yang dianggap masih kurang.     

“Memang, dalam pembahasan ada dinamika yang cukup luas, karena terdapat sejumlah usulan dalam KUA-PPAS yang dianggap masih kurang. Ada juga beberapa aspirasi yg tidak masu. Tentunya kita akan tinjau kembali untuk dirasionalisasi,” jelasnya.

Dikatakan, pihaknya akan menyrsuaikan sejumlah usulan program dan kegiatan dari tiap-tiap OPD, untuk dapat disinkronisasikan dengam pokok-pokok pikiran DPRD dan visi dan misi gubernur dan wakil gubernur.

“TAPD akan mencermati kembali program dan kegiatan yang diusulkan tiap-tiap OPD dalam Rancangan Perda APBD Tahun 2022. Kita akan akan ambil program dan kegiatan yang prioritas saja,” pungkas Edwin.

Tak lupa, Edwin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Banggar DPRD Provinsi Sukut, yang telah meluangkan waktu untuk menyelesaiakan pembahasan usulan KUA-PPAS.

(Gnm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here