5.800 Persen Guru di Bolmong Sudah Divaksin Covid-19
BOLMORA.COM, BOLMONG – Demi mencegah penyebaran Covid-19 di sekolah. Kabupaten Bolmong mengharuskan setiap guru dan tenaga pendidik mengikuti vaksinasi.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bоlmоng, Renti Mokoginta, mengatakan, Hingga saat ini, proses Vaksinasi Covid-19 bagi guru dan tenaga pendidik di Kabupaten Bоlmоng sudah mencapai 92 Persen.
Hingga awal Oktober 2021, ia membeberkan guru yang belum mengikuti vaksin tersisa 454 orang saja. Angka ini tergolong rendah, jika dibandingkan presentasi guru yang ada di Kabupaten Bоlmоng yakni 5800 guru.
“Jadi untuk guru, presentase yang mengikuti vaksinasi itu sudah mencapai 92 Persen,” kata dia.
Renti mengatakan jika pihaknya masih melakukan vaksinasi hingga saat ini. Vaksinasi dilakukan baik untuk tahap satu dan tahap dua.
“Sebenarnya Qt targetkan 100 persen, tapi ada beberapa guru yang tak bisa menerima vaksin Covid-19 karena punya penyakit bawaan,” aku dia.
Untuk guru yang tak bisa divaksin karena penyakit bawaan, pihak Disdik tak bisa memaksakan.
“Tetap kita koordinasikan dengan Dinkes juga, apalagi yang punya penyakit bawaan,” ujarnya.
Ia berharap semua guru yang masih belum menerima vaksinasi Covid-19 untuk bisa aktif datang ke fasilitas kesehatan.
“Kalau ada yang belum ataupun yang terlewatkan, silahkan ke Puskesmas terdekat untuk menerima vaksinasi,” aku dia.
Sebelumnya diketahui, Disdik Bolmong menegaskan semua guru di Kabupaten Bolmong harus ikut dalam vaksinasi Covid-19.
Vaksinasi ini dilakukan agar para siswa yang berada di sekolah bisa terlindungi dari terjangan Covid-19.
Apalagi saat ini Kabupaten Bоlmоng sudah membuka kembali sekolah, pasca ditetapkan sebagai zona kuning penyebaran Covid-19.
Vaksinasi Covid-19 diyakini dapat membantu para guru membentuk herd Immunity, agar bisa terlindungi dari Covid-19.
(Agung)



