Bolmong

Kemenag Bakal Penuhi Keinginan Bupati Bolmong

BOLMIRA.COM, BOLMONG — Keinginan Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow agar sekolah Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri (MAKN) di daerah itu memiliki guru bahasa China nampaknya segera terwujud. Sebab Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bolmong telah memasukan mata pelajaran bahasa asing tersebut di tahun ajaran baru.

Kepala Kemenag Bolmong Mochtar Bonde mengatakan, bahasa China siap diadakan pada tahun ajaran berikutnya. “Kita upayakan,” kata Mochtar di ruang kerjanya Senin (19/10/2020) 

Bonde menyebut, pihaknya tak bisa langsung mengadakan tahun ini karena perlu menyiapkan infrastruktur seperti guru. Untuk guru, kata dia, harus direkrut sesuai dengan prosedur yang berlaku di MAKN.

“Kita tak bisa sembarangan rekrut guru. Harus diseleksi,” katanya.

Bonde menilai usul Yasti sangat brilian mengingat akan ada lapangan kerja yang terbuka lebar untuk putra putri di Bolmong. Yasti bisa mengantisipasi datangnya era industrialisasi dengan menciptakan SDM yang berkualitas.

“Selama ini siswa MAKN dibekali bahasa Inggris dan Arab. Akan lebih baik lagi jika ditambah dengan bahasa Cina. Mereka bisa go international,” katanya.

Diketahui Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow sebelumnya dalam peletakan batu pertama MAKN, meminta agar MAKN menyiapkan guru bahasa Cina saat meletakkan batu pertama pembangunan MAKN pekan lalu.

“Saya minta disediakan guru bahasa mandarin untuk menyambut kawasan industri mongondow ( Kimong),” katanya.

Yasti menyebut, pihaknya sudah melakukan MOU dengan pemerintah Indonesia dan pemerintah Cina untuk pembangunan Kimong.

Nilai investasinya mencapai 150 Triliun menurut kurs dolar saat ini.  “Kimong akan membutuhkan anak – anak dengan kecakapan khusus,” katanya.

Dikatakan Yasti, Kimong nantinya tak hanya dimasuki investor Cina.

Tapi juga Jepang dan Korea. “Industri yang dibangun adalah dari hulu dan hilir, jadi ini tantangan bagi kita,” jelas dia.

Sementara itu Kakanwil Kemenag Sulut Anwar Abubakar sebelumnya mengatakan, pembangunan MAKN ini hanya dua di Indonesia pertama di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan kedua di Sulut tepatnya di Bolmong. 

“MAKN Bolmong adalah sekolah unggulan di Indonesia,”kata dia.

Sebagai sekolah khusus yang hanya ada dua di Indonesia, Anwar juga berharap MAKN dapat berprestasi di tingkat nasional. Dirinya secara khusus berpesan agar MAKN meningkatkan kemampuan  berbahasa asing.

“Perkuat penguasaan bahasa Indonesia, Arab dan Inggris,” ujarnya.

(Agung)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button