Regional

Per 1 Oktober 2020, Bank SulutGo Hentikan Penggunaan Kartu ATM Lama

BOLMORA.COM, MANADO – Untuk meningkatkan kenyamanan bertransaksi, nasabah PT Bank SulutGo diharapkan mengganti kartu ATM lama dengan yang baru dan berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).

Menurut Direktur Utama Bank SulutGo Jeffry A.M. Dendeng, kebijakan penghentian penggunaan kartu ATM lama dilakukan agar nasabah PT Bank SulutGo dapat bertransaksi pada mesin berlogo GPN, ATM bersama, dan Alto.

“Kebijakan ini memang sudah menjadi standar nasional yang diwajibkan oleh Bank Indonesia (BI), sebagai syarat untuk transaksi domestik,” ungkap Jeffry, Jumat (2/10/2020).

Kata dia, kebijakan tersebut berlaku untuk semua Bank yang bertransaksi di Indonesia. Sehingga, semua kartu ATM harus diganti dengan yang berlogo GPN.

“Jadi, efektifnya per 1 Oktober 2020, PT Bank SulutGo akan melakukan penghentian penggunaan kartu lama. Kalau kartu ATM sudah berlogo GPN, berarti sudah sesuai. Namun kalau belum, kami mengimbau seluruh nasabah Bank SulutGo, untuk segera menukar kartu yang lama dengan yang berlogo GPN,” imbau Jefrry.

Sekadar diketahui GPN adalah sebuah sistem jaringan antar bank di Indonesia yang diinisiasi oleh Bank Indonesia (BI).

BI mewajibkan semua bank untuk terkoneksi dengan minimal dua perusahaan switching untuk menjalankan program Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).

Selain itu, GPN diklaim akan mempermudah transaksi serta memberikan kenyamanan bagi nasabah seperti penurunan merchant discount rate (MDR) dari 3 persen ke 1 persen.

Penurunan MDR ini dimungkinkan karena seluruh transaksi dengan kartu GPN diproses di dalam negeri. Di mana, penurunan ini juga ikut mempengaruhi biaya transaksi, seperti tarik tunai hingga biaya transfer beda bank.

Adapun peluncuran sistem GPN oleh BI Bank SulutGo bersama dengan seluruh perbankan di Provinsi Sulut sendiri dilaksanakan pada 18 Agustus 2018

“Peluncuran GPN di Sulut bertepatan dengan momen HUT RI ke-73, karena sistem ini untuk kepentingan nasional, sehingga harus segera diluncurkan setelah di Jakarta dan kota besar lainnya,” sebut Kepala BI Perwakilan Sulut Soekowardojo di Manado, Sabtu (17/8/2018).

Soekowardojo meminta seluruh masyarakat di Sulut yang memiliki kartu debit bisa langsung menggantinya dengan yang memiliki logo GPN.

Ia mengatakan transaksi di dalam negeri melalui sistem GPN sudah bisa dilaksanakan secara efektif, meski penerbitan kartu debit/ATM GPN masih terus dilakukan oleh pihak bank secara bertahap.

Pun pihaknya memohon dukungan dari semua pihak. Implementasi GPN merupakan landasan untuk sistem pembayaran ke depan di Tanah Air Indonesia.

BI, perbankan dan pemerintah akan terus melakukan sosialisasi bersama agar transaksi dengan kartu debit/ATM GPN dapat berjalan maksimal mulai tahun ini.

Dia memastikan keuntungan dari kartu debit/ATM GPN akan bisa dirasakan oleh nasabah, pedagang (merchant), hingga bank. Misalnya, bagi nasabah dan merchant bisa mendapat untung dari penghematan pengenaan biaya transaksi di mesin EDC (Merchant Discount Rate/MDR).

Karena, katanya, pengenaan MDR untuk transaksi di mesin EDC bank yang berbeda hanya 1 persen dari sebelumya 2-3 persen. Bahkan, pengenaan MDR nol persen akan diberlakukan pada pencairan dana bantuan sosial (bansos) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam Program Keluarga Harapan (PKH).

Soekowardojo menegaskan pelaksanaan GPN ini bukan bermaksud untuk memproteksi transaksi di dalam negeri dari perusahaan switching asing, namun untuk memperkuat penciptaan sistem pembayaran yang lebih efisiensi dan aman bagi masyarakat.

Ia menjelaskan prinsipal luar tetap disambut baik untuk berbisnis di Indonesia. Tapi semua transaksi di dalam negeri sudah semestinya, routingnya di Indonesia.

Direktur Utama Bank SulutGo Jeffry A.M. Dendeng, yang hadir pada peluncuran tersebut mengatakan, pihaknya sangat mendukung program BI khususnya program GPN di Sulut.

“Bank SulutGo sendiri telah menyiapkan 2 jenis kartu ATM Bank SulutGo terbaru dengan logo GPN, yaitu ATM jenis Gold dan Silver untuk menggantikan kartu ATM lama,” terangnya.

Jeffry mengatakan, Bank SulutGo akan terus melakukan edukasi dan sosialisasi keunggulan dan kelebihan kartu ATM yang baru ini di seluruh jaringan kantor Bank SulutGo.

“Ini dimaksudkan agar kartu ATM berlogo GPN ini bisa dimengerti dan diterima oleh nasabah,” pungkas Jeffry.

(**/Gnm)

Gunady Mondo

Aktif sebagai jurnalis sejak tahun 2010 (Wartawan UKW UTAMA: 9971-PWI/WU/DP/XI/2021/21/10/79)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button