Bolmong

Yasti Ajak Sangadi dan Masyarakat Bolmong Untuk Berpikir Kritis

BOLMORA.COM, BOLMONG — Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow meminta para Kepala Desa (Kades) atau Sangadi untuk tidak menelan mentah-mentah janji politik dari kandidat di Pilgub 2020. Ia mengajak mereka untuk berpikir kritis.

“Jangan mudah termakan isu, janji dan hoax,” kata Yasti di sejumlah kesempatan. 

Yasti menyoroti salah satu kandidat pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur yang menjanjikan bantuan sebesar 200 juta rupiah per desa setiap tahun. 

Sebutnya, itu hal yang tidak mustahil jika melihat postur APBD Sulut. 

“Jumlah APBD kita 4 Triliun. Dari Rp4 triliun tersebut, biaya yang wajib dikeluarkan yakni, pertama belanja pegawai mulai dari gaji serta tunjangan yakni 55 persen atau sama dengan Rp2.200 miliar. 

Kedua, sesuai undang-undang 20 persen dialokasikan untuk dana pendidikan atau setara dengan Rp800 miliar. Kemudian yang ketiga,10 persen untuk anggaran kesehatan karena sedang ada pandemi atau senilai Rp400 Miliar. Yang terakhir anggaran untuk Bansos 10 persen atau Rp400 miliar,” katanya. 

Lanjut, sisanya yang tinggal Rp200 miliar itu dialokasikan untuk dana pembangunan infrastruktur.

“Itu saja belum cukup untuk dan infrastruktur se-Sulut. Apalagi mengalokasikan anggaran Rp200 juta ke setiap desa? Sangat tidak mungkin. Karena kalau dihitung ada berkisar 3.000-an lebih desa di Sulut. Dimana jika dikalikan hasilnya ada sekitar Rp600-an miliar, itu duit dari mana?,” bebernya. 

Ia juga mengatakan, peruntukkan pembiayaan tersebut diatur dengan undang undang. Pihaknya tak bisa menyimpang.

“Jangankan APBD, APBDes juga ada aturannya,” tegasnya.

(Agung)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button