✨"Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur"

Bolmong

Anggota DPRD Bolmong Ini Kecam Pengeboman Ikan di Kawasan Pulau Tiga

BOLMORA.COM, BOLMONG – Anggota DPRD Kabupaten Bolmong Sulhan Manggabrani, mengecam keras maraknya pengeboman ikan di wilayah perairan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan menggunakan bom botol. Hal itu juga membuat para nelayan di wilayah tersebut mengeluh.

“Beberapa hari ini pengeboman ikan sering terjadi di kawasa Pulau Tiga oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Ini sangat disesali, karena dapat merusak kondisi ekosistem yang ada di laut,” kata politisi Partai Golkar ini.

Menurutnya, dampak dari pengeboman sangat merugikan banyak pihak, serta berdampak negatif terhadap lingkungan, terutama pada ekosistem laut.

“Dampak dari pengeboman ikan tentu merusak terumbu karang yang ada, habitat dan ekosistem laut, mematikan ikan-ikan kecil, sehingga mengurangi populasi ikan. Jadi, pengeboman hanya memberikan dampak negatif,” terang Sulham.

Dia meminta instansi terkait dan kepolisian perairan agar dapat menindak tegas siapapun yang berani merusak ekosistem di wilayah laut Bolmong.

“Harusnya pihak terkait lebih proaktif, jangan nanti ada kejadian baru turun. Nanti karangnya sudah rusak baru ditindaki,” imbuhnya.

Sulham berharap agar masalah ini dapat diseriusi penanganannya.

“Ini harus ada koordinasi dengan aparat penegak hukum untuk bersama-sama menertibkan pengeboman ikan di perairan Bolmong,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Bolmong Wahyudin Gonibala, mengaku masih akan mengecek kebenaran informasi tersebut.

“Saya akan cek dulu,” ujarnya.

Menurutnya, jika benar adanya pengeboman di kawasan Pulau Tiga, dia akan menyurat ke pihak terkait untuk menindakinya.

“Jika benar, saya pasti menyurat ke pihak penegak hukum untuk menindakinya,” tegasnya.

(Agung)

editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Back to top button