Hukrim & Peristiwa

Anggota Polisi Kena Lemparan Batu, 200 Personel Disiagakan Jaga Tarkam Toruakat Vs Pusian

BOLMORA.COM, HUKRIM – Aparat Polres Kotamobagu menurunkan sekira 200 personel untuk mengamankan tawuran antara kampung (Tarkam) antara Desa Pusian versus Desa Toruakat, Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Tarkam antara dua desa bertetangga itu terjadi sejak Jumat pekan lalu itu, dipicu adanya penyerangan pelaku misterius atas seorang warga Desa Toruakat.

“Kami turunkan sebanyak 200 personel dari Brimob Polda Sulut, Polres Kotamobagu dan Polsek Dumoga Timur,” kata Kapolres Kotamobagu melalui Kasubag Humas AKP Rusdin Zima, Minggu (6/10/2019) malam.

Dikatakan, aparat membuat barikade di anatar dua desa. 

“Aparat juga disebar di sejumlah titik,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini suasana masih terkendali. Bentrok susulan bisa dicegah berkat kesigapan aparat.

“Situasi berangsur kondusif,” beber Zima.

Amatan Bolmora.Com hingga minggu malam, keadaan masih tegang. Saling serang antara warga kerap terjadi.

Minggu siang, warga dua desa nyaris saja saling serang. Beruntung, aparat berhasil memukul mundur massa.

Informasi yang dihimpun, bentrokan antar warga sejak Jumat menyebabkan empat warga dan seorang polisi luka-luka.

“Polisi tersebut mengalami luka akibat lemparan batu,” ungkap sumber resmi media ini.

Seperti halnya di Imandi dan Tambun, tarkam kali ini juga memakai senjata berupa sajam, senapan angin dan batu. (Agung)


Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button