Rp25 Miliar dari Pemprov untuk Pembangunan RSUD Kotamobagu
BOLMORA, KOTAMOBAGU – Oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut, Kota Kotamobagu ditetapkan sebagai Rodent pelayanan kesehatan di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR). Hal ini sebagaimana dikatakan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, saat menghadiri peringatan hari lahir Koperasi Provinsi yang dipusatkan di Kota Kotamobagu, Selasa (25/10/2016).
Menurutnya, Kota Kotamobagu dijadikan pusat pelayanan kesehatan di BMR, karena saat ini yang menjadi persoalan sangat krusial adalah masalah kesehatan. Sebab pengalaman ditahun-tahun sebelumya, ada banyak masyarakat BMR yang meninggal diperjalanan saat menuju di rumah sakit Manado.
“Setiap dua hari ada sekitar empat orang, bahkan lebih warga BMR yang meninggal dalam Ambulance saat menuju rumah sakit di Manado. Makanya, Kota Kotamobagu harus menjadi pusat pelayanan kesehatan. Nah, dengan rumah sakit yang saat ini sudah tipe c, harus lebih meningkatkan pelayanan,” ujarnya.
Orang nomor dua di Sulut ini menyatakan bahwa, tahun 2016 ini pemprov akan mengalokasikan anggran sebesar Rp25 miliar untuk kelanjutan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu.
“Rumah sakit Kotamobagu harus menjadi rumah sakit rujukan di BMR. Tahun ini kita alokasikan Rp25 miliar. Tahun berikut rumah sakit Kotamobagu harus naik ke tipe B, agar seluruh daerah di kabupaten/kota lainnya datang di Kotamobagu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, sehingga tidak lagi harus ke rumah sakit yang ada di Manado,” pungkasnya.
Semenetara itu, Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara, sangat mengapresiasi kepedulian Pemprov Sulut yang akan menyalurkan bantuan untuk pembangunan RSUD yang terletak di Kelurahan Pobundayan, Kecamatan Kotambagu Selatan itu.
“Tentunya atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Kotamobagu mengucapkan terima kasih kepada Pemprov. Dana yang diberikan cukup membantu kelancaran pembangunan rumah sakit yang Insya Allah akan menjadi rujukan pasien khususnya di BMR,” kata Tatong.(me2t)



