Rakor SKPD, Lurah dan Sangadi, Cetuskan “Gerakan Tangkoko Lolingkop”
BOLMORA, KOTAMOBAGU – Melalui rapat koordinasi (Rakor) Kota Sehat Adipura 2016-2017 bersama jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu yang melibatkan camat, sangadi dan lurah se-Kota Kotamobagu, dicetuskan ‘Gerakan Tangkoko Lolingkop atau Gerakan Ketuk Pintu’.
Dalam rapat yang digelar Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Kotamobagu, bertempat di Aula Pemkot Kotamobagu, Senin (24/10/2016) itu, Siti Rafiqah Bora, selaku Kepala BPMD-PP dan KB, mengusulkan ada baiknya saat melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait program ketuk pintu, dapat melibatkan lurah/sangadi beserta aparat
“Tak bisa dimungkiri, saat ini masih banyak masyarakat yang belum menyadari pentingnya kebersihan lingkungan. Jadi ada baiknya kalau kita turun nanti, harus didampingi lurah/sangadi beserta aparatnya,” imbuh mama Fara, sapaan Rafiqah.
Senada disampaikan Plt Kaban BLH Kota Kotamobagu Drs. Nasrun Gilalom.
“Karena dirapat ini juga turut dihadiri oleh para lurah/sangadi, maka di sini kita berkoordinasi untuk memaksimalkan aparat di tiap desa dan kelurahan,” ujar Nasrun.
Menurutnya, tantangan Adipura saat ini adalah masyarakat yang belum sadar tentang cara membuang sampah. Sebab, masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan, padahal fasilitas tempat sampah sudah disiapkan. Sementara untuk SKPD, sekarang ini sudah bukan lagi harus diperintah, karena sudah tahu tugas masing-masing.
“Jadi, daerah titik-titik pantau penilaian Adipura harus dijaga kebersihan dan keindahannya. Untuk wilayah pertokoan, perlu adanya penambahan tanaman. Baik itu yang ditanam di depan pertokoan maupun pot-pot bunga yang diletakkan di depan pertokoan,” pungkas Nasrun.
Untuk diketahui, penilaian tahap satu (P1) Adipura akan dimulai awal November nanti.(me2t)



