Dijemput Langsung Wali Kota, Jamaah Haji Ucapkan Terima Kasih
Wali Kota Serahkan Sumbangan Pergantian Uang Transportasi
BOLMORA, ADVERTORIAL – Suasana haru menyelimuti penjemputan jamaah haji, yang tiba sekitar pukul 14.00 Wita, di Kota Kotamobagu, Rabu (05/10/2016).
Kedatangan sebanyak 109 jamaah haji kloter 10, yang berangkat melalui embarkasi Balikpapan tersebut dijemput langsung oleh Wali Kota Kotamobagu Ir. Hj. Tatong Bara, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemkot Kotamobagu, serta para keluarga.

Penjemputan para jamaah haji tersebut dipusatkan di Masjid Al-Munawar Kelurahan Molinow, Kecamatan Kotamobagu Barat. Tampak ratusan masyarakat memadati halaman Masjid Al-Munawar.
Wali Kota Kotamobagu saat menjemput para jemaah haji yang baru tiba menunaikan ibadah haji selama satu bulan di tanah suci Mekkah Arab Saudi, mengucapkan selamat datang kembali di Kota Kotamobagu kepada para jamah haji yang telah menyelesaikan ibadah haji.

Wali Kota mengatakan, dengan bertambahnya jumlah masyarakat yang telah menunaikan ibadah haji, diharapkan ke depan Kota Kotamobagu akan lebih diberkahi Allah SWT.
Pun demikian, selama proses pelaksanaan ibadah haji para jamaah haji di tanah suci Mekah, wali kota selalu memantau kondisi jamaah haji melalui ketua rombongan Aljufri Ngandu.
Semua aktivitas dipantau, guna mengetahui kondisi jamaah haji selama berada di Mekkah.

Sementara itu, ketua rombongan haji Kota Kotamobagu Aljufri Ngandu, sangat mengapresiasi perlakukan wali kota terhadap rombongan jamaah haji. Sebab, mulai dari persiapan pemberangkatan, selama berada di tanah suci, hingga tiba kembali di Kota Kotamobagu, wali kota selalu membantu, memantau dan memberi perhatian khusus terhadap semua jamaah haji.

Diketahui, saat pemberangkatan ke tanah suci, rombongan jamaah calon haji (JCH) asal Kota Kotamobagu yang dilepas Wali Kota Tatong Bara, harusnya berjumlah 113 orang. Namun saat persiapan pemberangkatan, salah satu JCH meninggal dunia, sehingga yang resmi diberangkatkan menuju embarkasi Balikpapan hanya 112 orang. Setibanya di Balikpapan, dua JCH gagal berangkat karena kondisi kesehatan yang tak memungkinkan, sehingga JCH Kota Kotamobagu yang menuju Jeddah hanya berjumlah 110 orang.
Dalam proses pelaksanaan rangkaian ibadah haji, 1 JCH asal Kota Kotamobagu meninggal dunia, dan langsung dimakamkan di tanah suci Mekkah. Sedangkan sisanya 109 tetap dalam keadaan sehat wal-afiat, dan bisa menunaikan semua rangkaian ibadah haji sampai selesai, serta pulang dengan selamat ke tanah air.

Sementara, dua JCH yang gagal berangkat tahun ini, dijadwalkan akan kemnali di berangkatkan tahun 2017 mendatang.
Dalam kesempatan penjemputan para jamah haji itu, wali kota menyerahkan sumbangan pergantian uang transportasi dari Manado-Kotamobagu, sebesar Rp300 ribu per orang.(adve/me2t)



