Nasional

Minim Fasilitas, 20 Tahun Kondisi TK Negeri Pembina di Buol Memprihatinkan

BOLMORA.COM, BUOL — Hampir selama 20 tahun berdiri, sekolah Taman Kanak-kanak (TK) Negeri Pembina masih setia memberikan pendidikan kepada anak-anak didiknya, khususnya bibit-bibit bangsa yang ada di Kecamatan Biau, Kabupaten Buol.

Sayangnya selama ini, TK Negeri Pembina dinilai minim fasilitas pendukung dan sangat kekurangan tenaga pengajar.

“TK Negeri Pembina berdiri kurang lebih 20 tahunan namun kondisi sekolah tersebut sungguh sangat memprihatinkan,” ungkap seorang wali murid, Arsad Hamza, yang turut prihatin dengan kondisi TK Pembina. 

Arsad menilai, TK Pembina yang memiliki jumlah anak didik sebanyak 70 siswa, hanya memiliki 6 tenaga pengajar. Ditambah minimnya fasilitas pendukung KBM. 

Arsad mengatakan, diantara minimnya fasilitas diantaranya alat peraga belajar mengajar serta mobiler ruang guru yang sudah tidak layak pakai. Selain itu, pengelolaan tata usaha serta operator sekolah tidak ada. 

Lanjutnya menambahkan, gambaran kondisi TK Negeri Pembina saat ini berbedah jauh sebelum dikelola Dapodik Disdikbud Buol. 

“Saya selaku orang wali murid merasa prihatin dan berharap TK Negeri Pembina yang berbeda di tengah kota ini agar menjadi perhatian Pemda guna meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Buol,”pungkas Arsad.

Kabid Paud dan Pendidikan Non Formal, Disdikbud Buol, Selasa (29/09/20) mengaku secara umum baik tenaga pengajar maupun administrasi masih belum terpenuhi sesuai harapan. Kendala adalah minimnya ketersediaan SDM.

Kata Zubaida, untuk menjawab hal itu sejumlah upaya telah dilakukan, seperti melakukan rotasi tenaga pengajar, namun belum juga dapat memenuhi kebutuhan guru TK yang ada di Daerah itu sebanyak 143 lembaga diantaranya lima TK Negeri. 

“Untuk pergantian ketenagaan di TK Negeri Biau itu kami sudah siapkan SK-nya tinggal menunggu ditandatangani pak Bupati. Sedangkan untuk tenaga administrasi PNS hanya empat orang, sedangkan TK Negeri dibawah naungan kami ada enam lembaga,”beber Zubaida.

Lanjutnya, soal mobiler lagi-lagi karena keterbatasan SDM dan manajemen sekolah. Dimana selama ini semestinya di Dapodik tiga unsur yang harus dipenuhi. Yaitu, pemenuhan siswa, tenaga pendidik dan kependidikan serta sarana dan prasarana. 

“Yang selama ini mereka penuhi hanya dua unsur tenaga pendidik dan kependidikan serta pemenuhan siswa. Kunci ada di Dapodik sekolah untuk pemenuhan tiga unsur itu,”tandas Zubaida.***

(Syarif)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button