Bolmong

Dinas P3A Bolmong Butuhkan Shelter

BOLMORA.COM, BOLMONG – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Bolmong Farida Mooduto mengatakan, pihaknya membutuhkan shelter untuk menampung anak korban pelecehan seksual dan tindakan kekerasan lainnya.

“Di situ, anak-anak bisa dirawat untuk memulihkan kondisi psikologis mereka,” ungkap dia.

Menurutnya, dalam kondisi tertentu anak korban kekerasan harus memperoleh perlindungan di shelter sebelum dikembalikan ke masyarakat. Apalagi jika ternyata pelaku kekerasan adalah orang dekat.

“Di shelter mereka dilindungi, diberi perawatan psikologis,” kata Farida.

Lanjutnya, banyak kasus di Bolmong dimana anak korban kekerasan mendapat intimidasi keluarga dan pihaknya kebingungan.

“Ada sejumlah kasus yang seperti itu, untung ada tokoh agama yang mau menampung sementara anak tersebut,” terangnya.

Dia mengharapkan shelter perlindungan anak dapat berdiri di Bolmong. Yang mana, korban cabul di bawah umur rentan mengalami depresi, apalagi jika pelakunya adalah orang dekat.

“Seperti seorang anak di wilayah Bolmong. Ia dicabuli salah satu anggota keluarganya sendiri,” sebut Farida.

Diketahui, kasus itu sudah diusut dan pelakunya sudah diamankan, namun masalah bagi si anak belum selesai, justru baru dimulai. Anak itu mengalami depresi. Malu, sedih, marah, putus harapan, ia bahkan tak tahu ke mana harus mengadu. Pada akhirnya obat jadi pelarian. Dirinya mengkonsumsi komix untuk memperoleh efek ketenangan, tapi ia kian ketagihan. Pernah dalam sehari dia mengkonsumsi seratus obat komix. Ditambah pembalut pula.

(Agung)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button