Harga Cabai di Bolmong Makin “Pedas”
BOLMORA.COM, BOLMONG – Harga cabai rawit dan keriting di Pasar Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mendadak makin pedas. Pasalnya, harga rata-rata untuk per kilogram biasanya hanya Rp20–30 ribu kilogram, kini mencapai Rp60-70 ribu per kilogramnya.
Uniknya, padagang setempat saat diwawancarai fenomena kenaikan cabai di pasar tersebut, menyebutkan bahwa kenaikan cabai memang sudah dari sononya.
“Rica (Cabai) Naik dari sononya. Kami beli dari kotamobagu seharga 60 ribu, jadi kami jual 70 ribu,” kata Ningsi seroang pedagang cabai.
Rohaya penjual lainnya mengatakan, rica pada Sabtu lalu masih berkisar Rp50 ribu. Rica kemudian naik pada senin menjadi Rp60 ribu.
“Rica naik tiba-tiba,” kata dia.
Ia mengaku tidak tahu penyebab rica bisa naik. Ia mengaku, cabai di pasar tersebut sebagian besar dipasok dari petani yang ada di Bolmong.
“Nga tau pak, kalo rica kami ambil dari petani lokal,” katanya.
Sementara itu, Vico seorang petani mengatakan harga Cabai normal adalah berkisar Rp30 ribu.
“Rica stabil pada Agustus lalu mulai menampakkan tren naik pada September,” terangnya.
(Agung)



