Ketua DPD II Partai Golkar Bolmong Digoyang, Mangkat: Itu Hal Biasa dalam Politik
BOLMORA.COM, POLITIK – Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Abdul Kadir Mangkat, angkat bicara soal usulan Musdalub dari 12 Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar di kabupaten tersebut.
Diketahui, ke 12 PK sudah menyurat ke DPD 1 Partai Golkar Sulut, untuk meminta Musdalub diadakan. Alasan mereka, Abdul Kadir Mangkat dianggap gagal membawa Partai Golkar berjaya dalam Pilcaleg 2019.
“Itu hal biasa dalam politik,” kata Mangkat, ketika dikonfirmasi via ponsel Rabu (4/9/2019).
Menurutnya, tuduhan yang dilontarkan padanya mengada ada. Ia juga mengungkapkan, raihan Partai Golkar di Bolmong pada pilcaleg cukup baik dibanding daerah lain di BMR.
“Golkar Bolmong dapat 5 kursi, itu yang paling tinggi di antara Golkar se-BMR,” ungkapnya.
Dikatakan, usulan itu muncul hanya berlatar masalah pribadi saja. Oknum yang punya gawean itu berhasil menghasut sejumlah PK untuk menggelar Musdalub.
“Setelah saya beritahu, akhirnya mereka tahu masalah yang sebenarnya,” ujarnya.
Mangkat menyatakan sudah menyampaikan sanggahan ke pihak DPP, dan pihak DPD 1 Partai Golkar Sulut.
“Ketua DPD 1 Partai Golkar Sulut Tetty Paruntu bersikap sangat bijak. Ibu ketua mendengar sanggahan yang saya berikan, dan memutuskan dengan bijak,” terang Mangkat.
Ia berterima kasih pada Tetty yang disebutnya menangani masalah itu dengan bijak.
“Terima kasih ibu,” kata dia.
Dirinya mengklaim isu musdalub tersebut tidak sampai menggoyahkan Golkar Bolmong.
“Jadi, masalah sudah clear,” tutup Mangkat.
(Agung)



