Terkesan Tidak Mau Dikritik, Sangadi Desa Bakan Malah Pertanyakan Warganya

0
633
Tanpa Perdes, Sangadi Bakan Diduga Lakukan Pungli ke Setiap Warga yang Masuk PETI
Sangadi Desa Bakan Hasanudin Mokodompit
Advertisement

BOLMORA, BOLMONG – Sangadi Desa Bakan, Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Hasanudin Mokodompit, mempertanyakan salah satu warga yang menjadi sumber dalam pemberitaan media ini pada Rabu (26/9/2018) kemarin.

Baca: Kinerja Sangadi Desa Bakan Disorot Warga

Menurutnya, jika sorotan dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda atau warga siapa, pihaknya akan mengklarifikasi secara umum. Sebab, di situ sudah jelas dicantumkan nama.

“Seharusnya dalam pemberitaan ditulis nama warga yang menyorot kinerja pemerintah desa (Pemdes), ini saya tidak tahu warganya siapa,” ucap Hasanudin, Kamis (27/9/2018), saat menyampaikan tanggapannya melalui telepon genggam ke Wartawan BOLMORA.COM.

Baca Juga Berita Terkait: Tanpa Perdes, Sangadi Bakan Diduga Lakukan Pungli ke Setiap Warga yang Masuk PETI

Dia menjelaskan, kritikan lewat media tidak masalah. Akan tetapi, alangkah baiknya masyarakat itu sendiri yang harus sampaikan kedia secara langsung.

“Secara pribadi tidak masalah, sudah disangkutkan masyarakat harusnya mereka datang ke saya,” katanya.

Hasanudin mengingatkan agar sesuatu kritikan jangan membuat gadu masyarakat yang ada di Desa Bakan.

“Dari pemberitaan itu, saya didatangi sejumlah warga, dan mereka mempertanyakan bahwa masyarakat mana yang menyampaikan itu. Janganlah membuat pro dan kontra, mengingat keamanan yang ada di desa. Apalagi jika sudah menyinggung persoalan pendukung saya dan lawan pendukung pada politik kemarin,” tegasnya.

Padahal diketahui, dalam Pasal 7 huruf (a) Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik menjelaskan hak tolak untuk melindungi narasumber yang tidak bersedia diketahui identitas maupun keberadaannya, menghargai ketentuan embargo, informasi latar belakang dan, “off the record” sesuai dengan kesepakatan. Yang mana dalam enafsiran huruf (a) disebutkan bahwa, haka tolak adalah hak untuk tidak mengungkapkan identitas dan keberadaan narasumber demi keamanan narasumber dan keluarganya.

(agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here