Bolmong

Warga Tiberias dan PT Malisya Sejahtera Kembali Memanas

BOLMORA, BOLMONG – Ratusan masyarakat dari Desa Tiberias, Kecamatan Poigar Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), mendatangi dan melarang pelaksanaan panen kelapa yang akan dilakukan PT Malisya Sejahtera, di lahan hak guna usaha (HGU), Selasa (25/9/2018).

Aksi ratusan massa ini dilakukan karena permintaan masyarakat yang ingin dipekerjakan di PT Malisya belum dikabulkan pihak perusahaan.

Ratusan massa yang dipimpin oleh Kordinator Lapangan (Koorlap) Abner Patras, sempat memanas setelah ratusan warga menghadang pekerja PT Malisya yang akan melaksanakan panen kelapa.

Kelompok massa melakukan provokasi dengan cara mengetuk tiang listrik, sehingga waerga yang lainnya berkumpul dengan membawa peralatan kayu dan menyebabkan arus lalu lintas di jalan Trans Sulawesi terganggu, karena sebagian massa berkumpul di jalan.

Selanjutnya, Polsek Poigar dan Lolak bersama Babinsa Koramil 1303-10/Poigar Serda Rudianto Kartarejo, tiba di TKP dan berusaha menenangkan serta mengimbau kepada masyarakat Tiberias agar tidak melakukan tindakan anarkis. Namun, masyarakat melawan dengan mengeluarkan kata-kata kotor dan memaki-maki aparat Kepolisian Polsek Poigar, Polsek Lolak dan anggota Koramil 1303-10/Poigar.

Pada saat bersamaan Babinsa Serda Rudianto Kartorejo, mendapat ancaman benda tajam (parang) dari salah satu masyarakat inisial YG. Beruntung Serda Rudianto Kartorejo segera menghindar dan mundur ke tempat aman. Tidak hanya itu, massa juga mengejar dengan menggunakan parang kepada salah satu anggota Kepolisian Polres Bolmong Bribda Riko Lempas, kemudian anggota tersebut mundur dan mengamankan diri.

Camat Poigar Dedi R. Mokodongan, turun langsung di TKP dan berusaha menghentikan pelaksanaan panen kelapa, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Sementara itu, masyarakat Desa Tiberias kelompok Abner Patras, menjarah dan mengangkut seluruh kelapa yang sudah dipanen pihak perusahan, dan dibawa ke rumah masing-masing di Desa Tiberias.

Setelah selesai menjarah dan mengangkut kelapa, masyarakat Desa Tiberias kelompok Abner Patras membubarkan diri, dan kembali ke rumah masing-masing. Kemudian pada pukul 12.30 ITA, 2 unit kendaraan aparat Kepolisian Polres Bolmong tiba di TKP.

Sebelumnya, permasalahan antara PT Malisya Sejahtera dengan kelompok Abner Patras sudah diputus oleh Mahkamah Agung (MA), dan dimenangkan PT Malisya, namun kelompok Abner Patras masih bersekukuh untuk menguasai lahan tersebut. Terinformasi situasi saat ini di lokasi sudah aman dan terkendali.

(agung)    

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button