Kopi Dinodok Kotamobagu Terus Dipromosikan

0
569
Advertisement

BOLMORA, EKONOMI BISNIS – Salah satu hasil pertanian yang ada di Kota Kotamobagu adalah Kopi. Dari hasil Biji Kopi ini masyarakat mendapatkan nilai tambah ekonomi, baik dijual mentah maupun diolah langsung menjadi Bubuk Kopi. Seperti Kopi Dinodok yang diproduksi oleh Kelompok Usaha Perbaikan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) Desa Bilalang l, Kecamatan Kotamobagu Utara, yang memiliki cita rasa khas dan tinggi untuk para penikmat Kopi. Produk Kopi Dinodok juga telah mendapatkan Sertifikat Pertanian Organik (Indonesian Organik Farming Certificasion) dari INOFICE yang telah menetapkan Pertanian Organik sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) 6729 Tahun 2013.

“Estimasi produksi Kopi Robusta (Biji Kopi Beras) 12.460 kilogram per tahun, dan Kopi Bubuk 2.400 kilogram per tahunnya,” ungkap Kepala Desa Bilalang l, Badaria Mokoginta, yang sekaligus pembina kelompok UPPKS.

Dia mengatakan, produksi Kopi Dinodok dari jenis Biji Kopi Robusta pemasarannya dimulai dengan mengenalkannya ke pengusaha lokal yang membuka Kedai Kopi di wilayah Kota Kotamobagu.

“Beberapa Kedai Kopi di Kota Kotamobagu sudah menjadi langganan kami. Alhamdulillah, progresnya sudah mencapai 100 kilogram per minggu. Selain Kedai, kami juga sudah mampu memenuhi permintaan pasar lokal, termasuk Pasar Swalayan yang ada di Kota Kotamobagu, bahkan dijadikan Souvernir bagi para pejabat maupun masyarakat saat mereka ke luar daerah,” urainya.

Dia menambahkan, proses pengelolaan Kopi Dinodok pun sudah melalui proses teknologi modern.

“Kita sudah menggunakan teknologi modern, mulai dari proses sangrai, penggilingan hingga pengemasan yang diisi dalam Aluminium Foil. Proses penjualan juga bervariasi sesuai kemasan, untuk kemasan 100 gram Rp11.000, 250 gram Rp25.000, dan 500 gram Rp90.000,” terang Badaria.

Pun Noni Sulut 2018 asal Kota Kotamobagu yang baru terpilih beberapa hari yang lalu Brenda Angelia Tumbelaka, juga turut mempromosikan Kopi Dinodok.

“Untuk promosi Kota Kotamobagu, saya akan lebih mengarah ke Produk Agriculturenya (Pertanian), salah satunya Kopi Dinondok. Kopi ini terbuat dari Biji Kopi Organik, dan aromanya sangat spesial, sangat berbeda dengan Kopi-kopi lain, bahkan menurut informasi pak Gubernur Sulut Olly Dondokambey pun sangat tertarik dengan Kopi Dinodok ini,” ungkap Brenda.

(me2t)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here