Koreografi Pasoepati untuk “Garuda Save Palestina”
BOLMORA, OLAHRAGA – Suporter dari Indonesia Pasoepati, memberikan pesan berbentuk “fair play” untuk Palestina pada laga persabatan Indonesia melawan Malaysia di Stadion Manahan, Solo, Selasa (6/9/16) kemarin lalu.
Tribut itu berupa koreografi berbentuk bendera Palestina yang terpampang di tribun selatan. Semula, ribuan penonton di tribun tersebut menampilkan tulisan “GARUDA” yang kemudian berganti menjadi bendera Merah Putih milik Indonesia. Sesaat kemudian, koreografi berubah menjadi bendera Palestina berwarna putih, hijau, dan merah.
Wakil presiden Pasoepati, Ginda Ferrachtriawan, mengatakan bahwa mereka menyiapkan koreografi itu sejak empat hari lalu.
“Ini bukan soal politik. Tapi kami melihat bahwa budaya solidaritas dan “fair play” memang seharusnya ada di sepak bola, dan apalagi isu ini sedang hangat.” Ungkap Ginda.
Menurut Ginda, proses penyiapan koreografi itu sendiri cukup rumit, karena akan berganti tiga kali, dari semula tulisan GARUDA menjadi bendera Palestina. Karena itu, mereka berulang kali mengatur letak potongan kertas yang ketika diangkat akan membentuk koreografi yang diinginkan.
Malam sebelum pertandingan, kelompok suporter yang identik dengan aksi-aksi menarik di atas tribun itu juga berjaga di stadion hingga pukul enam pagi untuk menyiapkan segala sesuatunya.
Koreografi yang berlangsung nyaris satu menit itu, menurutnya, menghabiskan dana sekitar Rp 9 juta yang terkumpul hasil sumbangan dari sukarela anggota Pasoepati.
Meski demikian, Ginda sendiri menyayangkan adanya satu koreografi tiga dimensi yang gagal ditampilkan Pasoepati karena salah koordinasi dengan pihak keamanan. Menurutnya, tali yang diperlukan untuk melakukan koreografi tiga dimensi dan telah disiapkan sejak malam sebelumnya, telah diamankan petugas.
Dalam laga tersebut, Indonesia melumat Malaysia 3-0 berkat dua gol Boaz Solossa dan satu gol Irfan Bachdim. Lebih dari 19 ribu penonton hadir di Stadion Manahan Solo untuk mendukung Indonesia, sehingga membuat stadion terisi hingga kapasitas maksimum.(gerry)
Sumber : CNN Indonesia



