Distakot Terkesan “Cuci Tangan” Soal Pemeliharaan Taman Kota
BOLMORA, KOTAMOBAGU –Tak adanya perhatian dan perawatan, menyebabkan kondisi taman kota yang berada di Stadion Gelora Ambang, Kotamobagu sangat memprihatinkan.
Pantauan BOLMORA.COM, rumput liar tumbuh subur menghiasi hampir seluruh area taman tersebut. Bahkan menurut sejumlah warga, taman yang berlokasi di bagian utara Stadion Gelora Ambang itu sering dijadikan tempat pesta minuman keras (Miras) dan penggunaan obat-obatan terlarang, seperti Komix. Ironisnya, tak ada perhatian sama sekali dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu dalam hal ini Dinas Tata Kota (Distakot), selaku instansi terkait.
“Kadistakot selalu beralasan bahwa taman itu belum diserahkan ke Pemkot. Harusnya dia proaktif dan berkoordinasi dengan pihak terkait di pusat agar taman tersebut segera diserahkan, sehingga Pemkot Kotamobagu bisa mengalokasikan anggaran untuk perawatannya,” kata Supriadi, warga Kelurahan Biga, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kamis (1/9/2016).
Padahal, tak sedikit masyarakat beranggapan bahwa taman itu adalah tanggung jawab dari Pemkot.
“Jangan sampai timbul opini negatif di masyarakat bahwa pemerintah tak peduli dengan keberadaan Taman Kota Gelora Ambang. Ini harus jadi perhatian serius pemerintah, terutama instansi terkait. Kadistakot jangan terkesan cuci tangan,” cetusnya.
Kepala Distakot Kotamobagu Bambang Ginoga, ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah menyurat ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terkait penyerahan taman tersebut.
“Itu tak mudah seperti membalikan telapak tangan. Kami sudah menyurat dan menunggu balasan dari Kementerian,” singkatnya, melalui via telepon seluler. (me2t)



