Boltim

Mantan Kepsek “Goyang Bento” Sampaikan Permohonan Maaf

BOLMORA.COM , BOLTIM – Dua Mantan Kepala Sekolah (Kepsek) yakni Kepala SMPN Kotabunan dan SMPN 3 Tutuyan yang baru saja dicopot dari jabatan mereka, menyampaikan permintaan maaf kepada Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dan seluruh masyarakat Sulawesi Utara (Sulut).

Permohonan maaf tersebut atas kelalaian mereka dalam insiden viralnya video “Goyang Bento” yang dilakukan oleh peserta drum band sekolah binaan keduanya.

“Saya sebagai (mantan,red) Kepala  SMPN Daerah Kotabunan, memohon maaf kepada publik karena ada tarian yang tidak sewajarnya ditarikan anak anak seusia mereka yang masih SMP, itu di luar apa yang ajarkan pelatih kepada mereka.

Tapi apapun itu kami sebagai kepala sekolah harus bertanggung jawab dengan gentle mengakui bahwa ini adalah kelalaian dan kesalahan kami, mungkin kedepan kami akan lebih memperhatikan hal hal yang menyangkut moralitas. 

Kami juga mohon maaf kepada pemerintah daerah khususnya Bupati, dan kami menerima sanksi yang diberikan bupati kepada kami dengan ikhlas, karena kami menyadari itu kelalaian kami sebagai kepala sekolah,” tulis Lutfi Bazmul, S.Pd.

Hal yang sama juga dilakukan mantan Kepala SMPN 3 Tutuyan, Unggu Altje Saroinsong S.Pd.

“Saya selaku mantan Pimpinan SMP N 3 Tutuyan, menyampaikan permohonan maaf kepada semua  masyarakat Sulawesi utara khususnya masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, teristimewa Bapak Bupati, atas adanya gerakan drum band yg dipertontonkan anak anak kami, yang kami akui hal ini tidak cocok diperagakan oleh anak anak di usia sekolah.

Dan saya menerima dengan ikhlas sanksi yang diberikan Bapak Bupati kepada saya, karena saya memahami bahwa hal ini adalah kelalaian saya selaku kepala sekolah. 

Keputusan Bupati ini menjadi pembelajaran yg sangat berharga bagi saya bahwa dalam membimbing siswa tidak sekedar membuat siswa pintar, akan tetapi siswa juga harus menjunjung tinggi moralitas. Terima kasih Pak Bupati yg telah mengedukasi saya bahkan masyarakat pada umumnya, untuk kedepannya hal-hal ini akan saya perbaiki. Semoga Tuhan selalu Memberkati kita semua,” tulis Altje Saroinsong, S.Pd.

Permintaan permohonan maaf tersebut diterima awak media melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boltim.

(*/RG)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button