Pandemik Belum Usai, Satu Pasien Asal Bolmut Kembali Dinyatakan Positif Covid-19
BOLMORA.COM, BOLMUT — Tim Satuan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) kembali merilis perkembangan terakhir kasus Covid-19 di Kabupaten Bolmut.
Dalam press release 14 Agustus 2020 dinyatakan bahwa Bolmut terdapat satu pasien terkonfirmasi positif yang ke-5.
Adapun kronologi Kasus Positif Covid-19 ke-5 dan sebagai kasus ke-3049 Provinsi Sulawesi Utara ini berjenis kelamin laki-laki, usia 23 tahun, di wilayah Kecamatan Bolangitang Timur.
Dalam rilis resminya, dinyatakan bahwa pasien positif Covid-19 ini adalah seorang Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bekerja di salah satu UPTD Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Bolmut, tidak memiliki gejala Covid-19 namun memiliki riwayat kontak erat dengan pelaku perjalanan dari zona merah.
Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara pada tanggal 06 Agustus 2020 melakukan skrining dan pengambilan swab, dan berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium yang diumumkan secara resmi melalui Siaran Pers Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara, bahwa yang bersangkutan terkonfirmasi positif Covid-19.
Dengan demikian menjadi kasus ke-5 Bolmut dan menjadi kasus ke-3049 Provinsi Sulawesi Utara
Langkah-langkah yang dilaksanakan oleh Tim Satgas Covid-19 Bolmut untuk memutus mata rantai penularan mengisolasi ketat yang bersangkutan berdasarkan revisi ke-15 Penanganan Covid-19.
Mengisolasi semua kontak erat (KERT) melakukan follow up Swab dan penyemprotan desinfektan di tempat kerja maupun di tempat tinggal yang bersangkutan
Tim Satgas Covid-19 juga merilis gambaran Perkembangan Covid-19 Bolmut per tanggal 14 Agustus 2020 pada pukul 08.00 WITA, yakni :
Kasus Probable= 0
Kasus Suspek =0
KERT= 18
Dengan adanya satu kasus positif ini, Kepala Dinas Kesehatan Bolmut, Dr. Jusnan C Mokoginta, MARS, menyampaikan, bahwa pandemik belum berakhir dan covid-19 masih ada ditengah-tengah kita.
“Penerapan protokol covid di era new normal masih tetap harus dilaksanakan secara disiplin untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan Covid-19, kemudian tidak lupa pula kami memohon dukungan dari masyarakat agar yang bersangkutan segera sembuh setelah menjalani isolasi mandiri yang ketat,” pinta Jusnan.
(Awall)



