Kotamobagu

RSUD Kota Kotamobagu Tak Jadi Turun Status

BOLMORA.COM, KOTAMOBAGU – Pemerintah kota (Pemkot) Kotamobagu terus berupaya agar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kotamobagu menjadi rumah sakit rujukan. Hal tersebut rupanya akan terlaksana setelah Kementerian Kesehatan (Kemenkes)  Republik Indonesia (RI) batal menurunkan status rumah sakit yang berada di Kelurahan Pobundayan Kecamatan Kotamobagu Selatan tersebut.

Menurut Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kotamobagu Ahmad Yani Umar, seluruh berkas yang diminta oleh Kemenkes telah terpenuhi.

“Se-Indonesia ada 685 rumah sakit yang turun status, bahkan ada yang dari tipe B turun ke D. Untuk RSUD Kotamobagu hanyalah persoalan spesialis bedah dan soal aplikasi sarana dan prasarana rumah sakit atau Aspak yang diketahui sudah ada di RSUD,” ujar Yani.

Dirinya menerangkan, untuk persoalan dokter spesialis bedah, Pemkot sendiri sedang menyekolahkan satu dokter pada program Wajib Kerja Dokter Spesialis atau WKDS.

“Setelah Kemenkes melakukan review ternyata WKDS itu sudah habis kontrak, dan sekarang seluruh permasalahan sudah ditemukan dan syarat-syaratnya sudah kita penuhi,” terangnya.

Persoalan server aplikasi Aspak di RSUD sering down  lanjut Yani, disebabkan aplikasi tersebut diakses oleh 543 Rumah Sakit yang ada di seluruh kabupaten/kota di Indonesia.

“Karena terlalu banyak yang mengakses sehingga terkadang server itu down. Inilah yang kita laporkan. Saya juga berkeyakinan bahwa stasus RSUD Kotamobagu tidak akan turun status karena pihak kementerian hanyalah melakukan review,” tutupnya.

(me2t)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button