Ini Alasan Bupati Bolmong Tunda Rolling Pejabat
BOLMORA, BOLMONG – Penundaan agenda rolling pejabat di lingkungan Pemkab Bolmong, yang sedianya dijadwalkan pada Jumat (18/8/2017), tampaknya mengundang tanya dari berbagai kalangan, baik masyarakat maupun lebih khusus para pejabat di Bolmong.
Hal itupun membuat Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow,yasti harus angkat bicara guna menanggapi kasimpang siuran jadwal pelaksanaan rolling pejabat.
“Kita tunda dulu, karena masih akan dilakukan evaluasi kinerja bagi seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Nantinya, siapa-siapa yang dinilai mempunyai tanggung jawab besar, maka dialah yang akan menjadi pimpinan di suatu instansi,” ujar Yasti, kepada awak media BOLMORA.COM, Sabtu (19/8/2017) siang tadi.
Evaluasi pejabat yang menduduki jabatan maupun ASN dilakukan secara ketat, mengingat target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bolmong tahun 2018 akan naik. Bisa mencapai Rp150 miliar, dari target sebelumnya yang hanya Rp39 Miliar.
“Karena target PAD kita tinggi, maka harus dilakukan evaluasi secara ketat. Dan target itu harus kita capai, karena potensi sumber-sumber PAD di Bolmong sangat banyak, itu kita ketahui bersama. Jika target itu tercapai tahun depan, tentu dampaknya pada peningkatan pembangunan di daerah, sehingga misi menujua Kabupaten Bolmong Hebat bisa tercapai,” jelas Yasti.
Untuk itu, Yasti berharap kepada seluruh ASN agar selalu bekerja dengan tulus dan ikhlas, serta mempunyai dedikasi yang tinggi.
“Tentu tujuannya agar daerah Kabupaten Bolmong tidak tertinggal dengan daerah lain. Dalam hal ini saya harus keras agar daerah yang sama-sama kita cintai bisa maju dan dapat bersaing dengan daerah yang sudah lebih dulu berkembang,” pungkasnya.(gnm)



