Kotamobagu

Dinkes Kotamobagu Intens Lakukan Fogging

BOLMORA,KOTAMOBAGU –  Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kotamobagu terus memaksimalkan upaya pencegahan penyebaran nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal itu terlihat dengan intens dilakukannya fogging atau pengasapan di sejumlah wilayah di Kota Kotamobagu yang memiliki tingkat sanitasi buruk, seperti di Kelurahan Mogolaing dan Gogagoman.

“Fogging sudah kita lakukan dua tahap. Dan yang kita lakukan pada Jumat (12/8/2016) adalah tahap kedua. Sasaran kita di Kelurahan Mogolaing RT 12 dan Gogagoman RT 22,” ungkap Kepala Bidang Bina Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2-PL) Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu Nelmy Angkato, kepada awak media BOLMORA.COM, Senin (15/8/2016).

Menurutnya, fogging di wilayah positif DBD dilakukan dua kali dari radius 100 meter dari rumah yang ditempati masyarakat sakit.

“Harus diketahui, fogging hanya membunuh nyamuk dewasa dan hal yang paling penting adalah dengan 3M (Mengguras, Menutup dan Menimbun) areal sarang nyamuk. Sehingga jentik nyamuk tidak berkembang,” kata Nelmy.

Dijelaskan, penyakit DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan kepada manusia melalui perantara nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus. Nyamuk jenis ini tidak seperti nyamuk-nyamuk pada umumnya yang mencari makan di malam hari, tapi Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus umumnya menggigit di pagi hari sampai sore hari menjelang petang.

“Jentik-jentik nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus sering ditemukan pada air selokan yang tidak mengalir, kolam, waduk, atau kamar mandi di rumah kita. Itu artinya, serangga ini menjadikan air yang tenang sebagai media untuk berkembang biak. Olehnya, rajin-rajinlah melakukan 3M,” imbaunya.(memet)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button