Bolmong

Pemerintah Desa Tanoyan Selatan Maksimalkan Pengelolaan Dandes

BOLMORA, BOLMONG – Pemerintah Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong, terus memaksimalkan pemanfaatan dana desa (Dandes) untuk pembangunan infrastruktur.

Mernurut sangadi (Kepala desa,red) Urip Detu, untuk tahun anggaran 2016 ini, Desa Tanoyan Selatan mendapatkan kucuran Dandes sebesar Rp620.791.298, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yang diperuntukkan bagi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.

“Dana tersebut kita gunakan untuk membangun saran dan prasarana infrastruktur di desa. Di antaranya, pembangunan dranaise tipe I, II dan II, serta pembuatan gorong-gorong,” ujar Detu.

Untuk pelaksana, pihaknya memakai jasa TPK Bidang Pembangunan Desa Tanoyan Selatan, yang diputuskan bersama melalui musyawarah desa sesuai petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) pengelolaan Dandes.

“Dalam pelaksanaan pembangunan drainase sepanjang 1.182 meter, kita menyesuiakannya dengan latar belakang letak geografis desa yang berada di dataran rendah dan dikelilingi pegunungan. Selain itu, tata letak aliran air yang melalui pemukiman warga harus diatur dengan baik, supaya ketika curah hujan tinggi, air tidak meluap ke pemukiman warga,” jelasnya, kepada awak media BOLMORA.COM, Rabu (10/8/2016).

Dikatakan papa Tita, sapaan akrab sangadi, dalam pemanfaatan Dandes pihaknya mengacu pada urgensi atau prioritas dan RAB yang ada, serta didampingi oleh tim pendamping desa.

“Adapun pengerjaaannya serta penyediaan material proyek, kami melibatkan masyarakat. Agar dengan mudah memonitor pengerjaan. Hasilnya pun bisa tepat sasaran dan sesuai yang diharapkan masyarakat,” kata dia.

Sementara itu, Ketua TPK Bidang Pembangunan Desa S. Paputungan, menyampaikan bahwa dikucurkannya Dandes ini tak lepas dari usaha sangadi dan perangkatnya untuk mengusulkan serta melakukan lobi anggaran ke pemerintah pusat melalui pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, berkat usaha pak sangadi dan perangkat desa, sehingga Dandes bisa turun ke desa ini. Olehnya, kami selaku pelaksana harus selektif menentukan lokasi pembangunannya agar hasilnya bisa bermanfaat bagi masyarakat,” tandas Paputungan.

Pembangunan drainase sengaja diprioritaskan untuk mengantisipasi jika curah hujan tinggi, maka aliran air tidak lagi menggenangi pemukiman warga seperti pengalaman tahun-tahun sebelumnnya.

“Insya Allah, hasil pembangunan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Yang pasti ke depan, sangadi bersama perangkat desa akan kembali melakukan lobi agar setiap program pembangunan desa yang berasal dari pemerintah pusat bisa sampai ke Desa Tanoyan Selatan. Itu semua tentu untuk kepentingan masyarakat,” pungkas Paputungan, seraya menunjukkan sejumlah titik di mana perlu dibangun drainase.

Terpisah, salah satu tim pendamping desa Lucky Makalalag, ketika dimintai tanggapan terkait pemanfaatan dan pengelolaan Danses di desa tersebut mangatakan, pengerjaannya berjalan dengan baik dan dilaksanakan sesuai juknis.

“Sejauh ini tidak ada kendala. Apalagi proses pengerjaannya berbasis swadaya, dan di bawah kontrol masyarakat. Meski demikian, kami selaku pendamping desa akan terus melakukan pemantauan. Jika nanti ditemui permasalahan, tentu kami akan melakukan pendampingan lebih serius lagi dan meminta ketua pelaksana dan anggotanya untuk segera mengatasinya,” papar Makalalag.(hendra)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button