Boltim

Hanya Berpenduduk 702 Jiwa, Warga Desa Buyat Barat Kurbankan 4 Ekor Sapi di Idul Adha

BOLMORA.COM , BOLTIM – Desa Buyat Barat, Kecamatan Kotabunan, adalah adalah sebuah desa yang terletak di sebelah utara Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Desa dengan jumlah penduduk 702 jiwa, yang 80 persen penduduknya berprofesi sebagai petani, pada Idul Adha tahun 2022 ini korbankan 4 ekor sapi.

“Pada Idul Adha tahun lalu, sebanyak 3 ekor sapi yang di potong, tahun ini Alhamdulillah ada 4 ekor yang menjadi hewan kurban di Desa Buyat Barat,” Ungkap Sangadi Erni Modeong, Minggu (10/7/2022).

Dirinya menjelaskan, ke empat ekor sapi tersebut merupakan kurban dari 3 kelompok dan perorangan.

” 3 ekor merupakan kurban dari kelompok yang masing-masing kelompok beranggotakan 7 orang. Kelompok pertama adalah Novri Mandang, Lusiyana Modeong, Alm Hi S Modeong, Erwin Mondok, Sudarno Nano, Eci Modeong, Chikal Fi Dzikra Ani. Kelompok kedua adalah Muhaimin Mokoginta, Asran Nano, Topandi Nano, Arman Kolopita, Gista Duaulu, Putri Salfa Adawiyah Olii, dan Fayrel Fathariz Katili. Sedangkan kelompok ketiga adalah Aprianto Paputungan, Delvi Mamarimbi, Rati Gobel, Lisdiana Lukiman, Rangga Darwis, Yeni Paputungan dan Natasya Violetta Modeong. 1 ekor lain5 merupakan kurban dari keluarga Rahmat Potabuga,” Jelas Erni.

Sementara itu menurut Ustadz Suhendar yang merupakan imam Masjid Al-Muzdalifah Buyat Barat sekaligus ketua panitia korban menerangkan, masyarakat wajib penerima daging korban berjumlah 87 Kepala Keluarga (KK).

“Masyarakat Buyat Barat yang wajib menerima sebanyak 87 KK mendapatkan 2 Kg daging dan 1 Kg Tulang. Karena daging kurban berlimpah, maka 114 KK. Untuk yang berkurban akan mendapatkan sepertiga bagian dari jumlah berat daging kurban masing-masing,” Terang Suhendar.

(RG)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button