Bolmong

Kerugian Akibat Banjir dan Longsor di Dumoga Mencapai Miliaran Rupiah

BOLMORA.COM, BOLMONG — Kepala Bidang Penanggulangan Darurat Bencana BPBD Bolmong Rafik Alamri menyatakan bahwa tanah longsor dan banjir yang merendam sejumlah wilayah di Dumoga Raya telah mengakibatkan kerugian ekonomi yang mencapai miliaran rupiah.

“Kerugian material dalam bencana kali ini mencakup rumah, jalan, jembatan dan areal persawahan. Kerugiannya sedang kami hitung, tapi taksiran kami bisa mencapai miliaran rupiah,” ujarnya.

Sebut dia, untuk rumah, terdapat beberapa kategori kerusakan. Ada yang rusak parah, ringan dan sedang. 

“Ada pula yang hanyut,” ungkap Rafik.

Dari pantauan Bolmora.com Terjangan air bah menyebabkan jembatan Kosio yang merupakan penghubung antara Kecamatan Dumoga Tengah dan Dumoga Barat amblas pada bagian oprit sepanjang 7 meter. Turut amblas pula jalan penghubung antara Desa Doloduo III dan Desa Toraut. Lalu lintas antara Kabupaten Bolmong dan Bolsel terganggu oleh 10 titik longsor di Desa Matayangan, tepatnya di jalan penghubung Doloduo dan Molibagu.

Dikatakan Rafik, sebanyak 905 warga yang terdiri dari 259 kepala keluarga (KK), mengungsi akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sebagian wilayah Kecamatan Dumoga raya. Kabupaten Bolaang Mongindow (Bolmong) pada Sabtu (25/7/2020)

“259 rumah tergenang air dengan ketinggian 50 cm hingga 2 meter. Jumlah pengungsi mencapai 905 jiwa. Mereka mengungsi di rumah kerabat terdekat,” ungkap Rafik

Menurutnya, banjir dan longsor dipicu hujan dengan intensitas tinggi dan sedang yang terjadi sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi. Hujan deras menyebabkan sungai Ongkang dan bendungan Toraut meluap.

Sebut dia, penanganan bencana telah dilakukan personil BPBD bekerja sama dengan Dinas PU, Balai Jalan Nasional dan Balai Sungai.

“Pembersihan material longsor tengah dilakukan dan kami tengah mengkaji pembuatan jembatan darurat,” tutupnya

(Agung)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button