Pemkab Bolmong Siap Hadapi Bencana di Masa Covid-19
BOLMORA.COM, BOLMONG – Bencana alam di tengah musim Covid-19 bak sudah jatuh tertimpa tangga pula. Daerah yang tidak siap akan pontang panting mengatasinya. Ketakutan utama tentu anggaran. Semua anggaran sudah digeser untuk Covid 19, termasuk dana cadangan. Padahal, inilah pos dana yang kerap digeser untuk bencana.
Sejumlah daerah sudah merasakannya. Bingung saat bencana datang. Masalah yang satu belum selesai, datang lagi masalah lain. Namun, di Kabupaten Bolmong hal itu tak jadi masalah.
Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow menyatakan, pihaknya punya persediaan anggaran untuk menangani bencana.
“Kita sudah siapkan,” kata dia.
Sebutnya, besaran refocusing anggaran Pemkab Bolmong cukup besar karena pihaknya ingin mengatasi Covid 19 dengan tuntas. Meski demikian, pihaknya bijak dalam menyusun anggaran dengan memperhitungkan berbagai faktor, termasuk bencana.
Diketahui, Jumat (3/7/2020) sebanyak tujuh desa di Bolmong tergenang air menyusul hujan sepanjang hari. Desa desa tersebut adalah Desa Doloduo II, Desa Doloduo III, Desa Toraut, Desa Wangga Baru, Desa Kosio, Desa Dondomon Selatan dan Desa Dondomon
Informasi yang dihimpun Bolmora.Com, ketinggian air bervariasi. Dari 30 hingga 100 sentimeter. Air meluap dari bendungan kosinggolan dan toraut. puluhan rumah tergenang. Jalan penghubung Desa Doloduo II dan Desa Toraut amblas akibat tergerus luapan sungai. Namun jalan masih bisa dilewati.
(Agung)



