Soal Kendala Pembangunan Waduk Pindol, Ini Kata Wamen PUPR

BOLMORA.COM, BOLMONG — Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia John Wempi Wetipo blak-blakan berbicara mengenai penyebab tidak tercapainya target penyelesaian waduk Pindol pada tahun ini.
Sebut dia, pembangunan waduk terhalang pembebasan lahan.
“Memang ada masalah dalam pembebasan lahan,” kata dia saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Lolak, Bolmong
Ia membeber, masih ada tujuh bidang tanah yang belum dibebaskan. Luas lahan yang belum dibebaskan sebesar 8 hektare. Dikatakannya, lahan yang belum dibebaskan tidak berada pada area utama.
“Kita akan selesaikan pada tahun ini,” ujar dia.
Ia mengimbau warga untuk bisa mendukung proses pembebasan lahan waduk Pindol.
“Ini kan semua untuk rakyat juga,” kata dia.
Selain pembebasan lahan, pembangunan waduk tahun ini terhambat Covid 19. Anggaran sebesar 13 miliar untuk waduk dialihkan untuk penanganan Covid 19.
Ia menyebut pembangunan Waduk Pindol di Lolak Bolmong akan dikebut di era new normal. Ia menargetkan waduk itu selesai akhir tahun depan.
“Targetnya waduk pindol dan kuwil akhir tahun depan selesai,” kata dia.
Waduk tersebut, ujar dia, direncanakan diresmikan langsung oleh presiden Jokowi. Jika hal itu terwujud, itu kali pertama Jokowi berkunjung ke Bolaang Mongondow Raya (BMR). Sebutnya, waduk tersebut sudah rampung hampir 54 persen.
“Pekerjaan fisiknya kita lakukan, pengerjaan lahannya sudah 92, 5 persen lebih,” kata dia.
(Agung)



