Utamakan Pelayanan Terbaik Kunci Sukses KPP Pratama Kotamobagu

0
335
Utamakan Pelayanan Terbaik Kunci Sukses KPP Pratama Kotamobagu
Tampak pelayanan yang dilakukan KPP Pratama Kotamobagu

BOLMORA.COM, KOTAMOBAGU – Tahun 2018 merupakan tahun yang membanggakan bagi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kotamobagu. Di mana pada tahun tersebut, KPP Pratama Kotamobagu mendapatkan apresiasi dan penghargaan sebagai unit kerja yang memenuhi kriteria Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Menurut Kepala KPP Pratama Kotamobagu Denny Tri Satrianto, unit kerja Kotamobagu  merupakan salah satu dari total 24 unit kerja di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang mendapatkan predikat WBK dan menjadi satu-satunya unit kerja di Kantor Wilayah DJP Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara yang dapat meraih predikat WBK.

“Apresiasi dan penghargaan WBK ini diberikan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin, pada tanggal 10 Desember 2018 bertempat di Golden Ballroom, The Sultan Hotel, Jakarta, dalam acara Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas menuju WBK/WBBM Tahun 2018 lalu,” ujarnya.

Denny menerangkan, WBK itu sendiri merupakan predikat yang diberikan kepada unit kerja yang memiliki penataan organisasi dan kualitas pelayanan publik yang baik serta bebas dari KKN dimana terdapat 6 komponen pengungkit yang menjadi faktor penentu penilaian mulai dari Manajemen Perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Manajemen SDM, Penguatan Pengawasan, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

” KPP Pratama Kotamobagu berhasil menjalankan keenam komponen tersebut dengan baik dan menjadi unit kerja bebas dari KKN serta memiliki penataan organisasi dan kualitas pelayanan yang baik,” terangnya.

Dia juga mengatakan, setelah meraih predikat WBK, di tahun 2019 ini KPP Pratama Kotamobagu juga berhasil masuk menjadi unit kerja yang memenuhi syarat untuk dinilai menjadi unit kerja Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“KPP Pratama Kotamobagu sementara ini berhasil lolos hingga tingkat nasional yang akan dinilai oleh Kementerian PAN-RB sebagai penilaian tahap akhir untuk ditetapkan menjadi unit kerja yang meraih predikat WBBM, setelah sebelumnya dinilai memenuhi syarat berdasarkan penilaian Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur (KITSDA) di tingkat unit Eselon 1 DJP dan ITJEN di tingkat Kementerian Keuangan,” kata Denny

Dia menjelaskan, untuk meraih WBBM, unit kerja harus terlebih dahulu mendapat predikat WBK.

“Tapi tidak semua unit kerja yang telah meraih predikat WBK berhasil memenuhi syarat untuk masuk ke tahap penilaian WBBM, hanya 19 unit kerja yang memenuhi syarat dan KPP Pratama Kotamobagu salah satunya. Berbeda dengan WBK, selain tetap menilai upaya-upaya/inovasi pencegahan KKN, konsentrasi penilaian WBBM terletak pada kualitas pelayanan yang diberikan oleh suatu unit kerja kepada masyarakat, baik layanan rutin, maupun layanan yang bersifat inovasi, yaitu selain layanan rutin,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, saat ini kualitas pelayanan di KPP Pratama Kotamobagu sendiri sudah sangatlah baik, dapat dilihat dari Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) KPP Pratama Kotamobagu yang memiliki sarana dan prasarana yang sangat lengkap dan nyaman.

“Petugas TPT pun mulai dari Resepsionis, Satpam, hingga petugas loket menjalankan perannya masing-masing sesuai standar pelayanan yang telah ditetapkan dan menjalankan tugasnya sesuai motto pelayanan DJP “Cepat, Tepat, Pasti”. Kecepatan dan kebenaran pelayanan menjadi salah satu prioritas utama KPP Pratama Kotamobagu dalam melayani masyarakat atau Wajib Pajak (WP). Berdasarkan keperluan Wajib Pajak, TPT KPP Pratama Kotamobagu menyediakan 4 kategori Loket Antrian, yaitu Loket Helpdesk, Loket TPT (pelaporan SPT Masa/permohonan), Loket Pelaporan SPT Tahunan, dan Loket Helpdesk Ekstensifikasi (permohonan NPWP Usahawan Orang Pribadi/Badan),” ungkap Denny.

Walaupun sudah disediakan beberapa kategori loket antrian lanjut Denny, jika pada waktu bersamaan banyak WP yang datang, maka WP harus menunggu antriannya dengan sabar. Biasanya WP yang harus menunggu sedikit lebih lama adalah pada loket pelaporan SPT Tahunan. Hal tersebut dikarenakan dalam pelaporan SPT Tahunan diharuskan lapor secara elektronik dan menggunakan aplikasi pelaporan, banyak WP belum paham sehingga petugas harus membantu membimbing proses pengisian SPT Tahunannya sampai dengan siap lapor.

“KPP Pratama Kotamobagu sendiri dalam mengatasi permasalahan tersebut telah melakukan berbagai antisipasi seperti penambahan petugas jika antrian begitu banyak. Agar WP yang menunggu antrian juga tetap nyaman, disediakan juga sarana Cozy Corner yang menyediakan minuman dan buku bacaan. Ruang tunggu pun dibuat senyaman mungkin dilengkapi dengan tempat duduk yang empuk dan nyaman, serta televisi. Bahkan untuk WP wanita yang membawa anak balita serta ibu menyusui telah tersedia tempat bermain anak dan ruang menyusui (laktasi) agar nyaman dalam menunggu antriannya. Ruang khusus Layanan Mandiri juga disediakan untuk wajib pajak yang sudah bisa secara mandiri ingin membuat kode billing, melakukan pembayaran pajak dengan mesin EDC Bank Persepsi atau layanan online lain tanpa harus ke loket antrian. Di ruang tersebut tersedia aplikasi Bogani Informasi Center (BIC) untuk memudahkan WP mengakses informasi perpajakan atau pelayanan perpajakan online secara mandiri,” kata Denny.

Dia menambahkan, hak masyarakat berkebutuhan khusus juga dipenuhi dengan menyediakan sarana untuk memudahkan mereka memenuhi kewajiban perpajakan dengan baik dengan tersedianya Loket Prioritas khusus untuk melayani lansia, penyandang disabilitas dan ibu hamil tanpa mengantri.

“Begitu lengkap dan baik pelayanan KPP Pratama Kotamobagu dengan inovasi-inovasinya serta sarana dan prasarana yang membuat WP merasa nyaman dalam mengurus administrasi perpajakannya pada TPT KPP Pratama Kotamobagu. Meski begitu KPP Pratama Kotamobagu juga selalu berusaha meningkatkan pelayanan dengan menerima kritik dan saran yang membangun pada kotak saran yang tersedia agar KPP Pratama Kotamobagu senantiasa dapat menjaga kualitas pelayanannya menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Salah satu WP yang ditemui oleh awak media saat membuat Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) pribadi, Rabu (10/7/2019) kemarin pun cukup puas dengan pelayanan di KPP Pratama.

“Pelayanannya sangat baik dan memuaskan. Pun jika ada kendala yang kita hadapi atau tidak kita ketahui langsung dijelaskan oleh mereka sehingga kita cepat mengerti dan memahaminya. Intinya mengurus apapun baik itu NPWP, SPT Tahunan dan lain-lain tergantung pada dokumen persyaratannya. Jika lengkap pasti akan cepat selesai dan karyawannya juga sangat ramah semuanya,”  Mulyain Lauhi, warga Desa Pangia Kecamatan Helumo Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

(*/me2t)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here