4 Desa di Bolmong Akan Dibangun Jembatan Gantung
BOLMORA, BOLMONG – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow, terus melakukan berbagai upaya demi memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama fasilitas publik. Pun tahap demi tahap hal itu bisa terwujud, karena sebelumnya bupati sukses melobi anggaran pelebaran jalan di jalur jembatan Kaiya-Pindol.
Kali ini, bupati berhasil menggaet anggaran dari pemerintah pusat untuk pembangunan enam jembatan gantung. Hal ini sebagaimana dikatakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Channy Wayong, Kamis (19/7).
Menurutnya, bupati langsung malakukan tatap muka dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan mengusulkan pembangunan jembatan.
“Diusulkan oleh ibu bupati, diawal tahun akan dilaksanakan pembangunan enam jembatan gantung, dan semuanya disetujui. Jika tak ada aral melintang, pekerjaannya akan mulai dilaksanakan tahun ini,” ujarnya.
Dikatakan, dari enam usulan yang disetujui pihak Kementerian PUPR, hanya ada empat jembatan yang nantinya akan dibangun.
“Enam usulan ini masing-masing di Mopuya Selatan, Pusian Barat, Bango Molunow, Lolan, Kopandakan II dan Siniyung. Namun, di Kopandakan II tidak jadi, karena sudah dibiayai dengan APBD. Sementara untuk Siniyung, pembangunan jembatan gantung ditunda, karena bentangannya lebih dari seratus meter, sehingga harus ada kajian AMDAL. Nahh, anggaran kajiannya yang tidak tertata di APBD 2018, sehingga akan dilaksanakan pada tahun 2019 nanti,” jelas Channy.
Ia berharap, dengan adanya jembatan gantung di empat desa, dapat memudahkan masyarakat untuk beraktivitas.
“Biasanya, petani ke kebun membawa keluarga, dan esoknya anak-anak berangkat kesekolah. Dengan adanya jembatan, mereka tidak lagi melewati air. Intinya, Pemkab berupaya memberikan fasilitas yang baik untuk masyarakat,” pungkasnya.(agung)


