Harga Air PDAM Bolmong Naik
BOLMORA, BOLMONG – Harga air per kubik di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) akan mendapat penyesuaian, terhitung mulai Juli tahun ini. Hal itu sebagaimana dikatakan Dirut PDAM Bolmong Irwan Paputungan.
Menurutnya, selama ini tarif air belum mengalami perubahan, bahkan tarif air per meter kubik di Bolmong paling rendah se-Sulawesi Utara (Sulut).
“Peralatan jaringan pipa naik, semuanya mengalami kenaikan harga, sehingga sesuai hasil kajian dan hasil rapat bersama dengan sejumlah instansi terkait yang kemudian disetujui oleh ibu bupati, maka tarif air minum kembali akan disesuaikan,” katanya, Senin (9/7).
Sejak dilantik belum lama ini, oleh Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, di bawah kepemimpinannya, PDAM Bolmong terus berbenah. Permasalahan di internal PDAM mulai teratasi, gaji karyawan dan tunggakan pelanggan sudah mengalami perubahan yang positif.
“Meski belum sesuai dengan upah minimum regional (UMR) provinsi, namun gaji karyawan langsung dapat terselesaikan dengan baik. Padahal, saat itu PDAM sedang mengalami masalah keuangan,” ujar Irwan.
Perubahan tersebut, tak lepas dari sistem disiplin yang diterapkan kepada para pegawai agar terus meningkatkan mutu, kualitas dan kinerja yang baik.
“Untuk menjadikan PDAM lebih baik, semuanya harus diperbaiki. Apabila ada karyawan terlambat masuk atau tidak, nanti akan dikenakan sanksi tegas,” ucapnya.
Sekadar diketahui, sebelumnya harga per kubik air di Bolmong dikenakan tarif Rp4,8 ribu dari PDAM.(agung)



