Bolmong

PT Conch Larang Pedagang Lokal Masuk, Berikut Videonya

BOLMORA, BOLMONG – Empat pedagang mengamuk di depan pintu PT. Conch, karena tak terima perlakuan dari Satpam yang tidak mengizinkan masuk untuk berdagang. Ironisnya, pedagang lain yang adalah istri dari Satpam bisa masuk berdagang di dalam PT. Conch. Hal tersebut diungkapkan salah pedagang asal Inobonto, yang tak mau namanya dipublis.

Menurutnya, semenjak berdirinya PT. Conch sampai sekarang, dia berjualan di daerah ini.

“Saya berdagang sejak PT. Conch baru akan dibangun. Sebelumnya kami tidak dilarang berjualan di sini. Nanti akhir-akhir ini saat sudah jadi gedungnya, kami dilarang untuk berjualan di dalam lokasi PT. Conch. Bukan hanya sekali ini saja kami dilarang masuk ke dalam untuk berjualan, tapi sudah beberapa kali,” ungkapnya.

Dikatakan, mereka sudah dari semenjak pagi sampai siang sekira pukul 11.00 WITA, tidak diizinkan masuk. Lihat dagangan kami belum ada yang terjual.

“Kami sudah datang dari pagi, tapi sampai sekarang belum diizinkan masuk berjualan di dalam lokasi perusahan. Lihat, dagangan ini belum ada yang terjual. Kalau ini tidak terjual, maka kami pasti rugi. Kalau saya pasti rugi Rp200 ribuan,” ucap pedagang tersebut, sambil berteriak, Selasa (3/7).

Padahal, pedagfang tersebut sudah mengurus izin untuk berjualan di lokasi PT. Conch, tapi tetap tidak diizinkan. Alasan pihak perusahan bahwa ada tamu (bos besar) yang datang untuk mengecek atau melihat di PT. Conch.

“Yang membuat kami marah begini, karena ada satu pedagang (ibu) yang  istri  Satpam yang diiinkan masuk ke dalam. Sedangkan kami dari pagi berada di sini, tapi tidak diizinkan. Kalau dipikir kami sudah mengurus izin. ‘Ini torang pe kampung, torang mo bajual di sini dorang mo larang-larang. Sedangkan orang luar dorang kase maso hanya karena Satpam pe istri. Nimboleh pilih kasih. Kalau maso, harus maso samua’,” catusnya dengan logat Manado.

“Kami sudah datang dari Inobonto sampai ke sini dengan membayar bentor Rp30 ribu. Terus dagangan kami tidak terjual. Sedangkan kami harus membiayai anak sekolah,” ucapnya lagi sambil menangis.

Saat ditanyakan ke Satpam PT. Conch, dirinya tak menjawab. Malahan melarang media untuk meliput kejadian tersebut. Tampak empat ibu-ibu (pedagang) mengamuk ke Satpam tersebut. Sangking marahnya, dua pedangang sampai menangis. Terik matahari menyengat, tak membuat empat pedagang ini tak diam. Mereka terus berteriak agar pedagang (istri satpam) yang masuk harus dikeluarkan dari PT. Conch. Tampak, mereka pun terdiam saat pedagang tersebut k eluar.(agung)

Berikut Ini Video Pelarangan Satpam Kepada Para Pedagang:

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button