Politik

Djelantik Kritik Pelaksanaan Apel Perdana Pasca Libur

BOLMORA, KOTAMOBAGU – Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotamobagu Djelantik Mokodompit, angkat bicara terkait pelaksanaan apel perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, pasca libur hari raya Idul Fitri. Pasalnya, yang membacakan sambutan Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara, pada apel perdana yang dilaksankan di lapangan Boki Hotinimbang Kotamobagu, Senin (11/07/2016), bukannya Wakil Wali Kota Kotamobagu Jainuddin Damopolii, tapi melainkan diberi mandat ke Sekretaris Kota (Sekkot) Tahlis Galang. Padahal, pada kesempatan itu Wawali juga turut hadir.

“Ini pemandangan yang tidak lazim, dan jelas pelanggaran etika. Sebab dalam struktur pemerintahan, kalau tidak ada wali kota, tentu yang berhak memberikan sambutan adalah wakil wali kota, jika berkesempatan hadir, bukan langsung didlegasikan ke Sekkot,” ujar Djelantik, kepada sejumlah wartawan di ruang komisi II, Selasa (12/07/2016).

Menurut Djelantik, pemndagan itu menandakan bahwa wali kota seolah tidak menghormati wakilnya yang notabene hadir pada saat itu.

“Harusnya yang memberikan sambutan adalah wakil wali kota. Tapi kenapa mesti Sekkot. Itu sama saja kehadiran wakil wali kota pada apel tersebut hanya sebagai pajangan yang penting hadir dalam apel dan duduk diam mendengarkan sambutan bawahannya,” kritik ketua DPD partai Golkar Kotamobagu itu.

Senada dikatakan Sekretaris Fraksi Demokrat DPRD Kotamobagu Reggy Novi Manoppo. Katanya, momen apel perdana tersebut menjadi momen pelecehan terhadap jabatan wakil wali kota.

“Kia akan pertanyakan hal itu dalam paripurna nanti. Sebab, kami menilai hal itu sangat tidak etis dalam organisasi pemerintahan,” kata Rggy, yang diaminkan personel Kimisi II Herry Koloay.

Sebagaimana diketahui, pada apel perdana yang dihadiri ribuan ASN di lingkup Pemkot Kotamobagu itu, yang bertindak sebagai pemimpin apel adalah Sekkot Kotamobagu Tahlis Gallang, sekaligus membacakan sambutan Wali Kota Kotamobagu Tatonga Bara, dikarenakan Wali Kota berhalangan untuk  memimpin apel. Sementara di tribun, duduk di anatara sejumlah pejabat tampak wakil wali kota hanya diam seolah kehadirannya sekadar pajangan dan seperti pejabat eselon yang ada di jajaran Pemkot Kotamobagu. Maka tak heran jika momen apel perdana tersebut menimbulkan kirik dari berbagai kalangan.(gun’s)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button