Olahraga

Mampukah Tim Panser Lepas dari Kutukan Gli Azzurri ?

Mampukah Tim Panser Lepas dari Kutukan Gli Azzurri ?

BOLMORA, OLARAGA – Laga penentuan apakah sejarah kutukan tim Gli Azzurri terhadap tim Panser akan berbalik bakal tersaji, kala kedua tim akan saling adu kekuatan di arena perempat final Piala Eropa 2016, di stadion Nouveau Stade de Bordeaux, Minggu (03/07/2017) pukul 02:00 WIB dini hari nanti.

Italia sendiri memiliki rekor kompetitif yang bisa mengintimidasi Jerman untuk bermain terbuka guna memenangkan pertandingan. Tekanan pada laga ini tampaknya berada di kubu Jerman. Selain berstatus juara dunia 2014, Die Mannschaft, tampaknya akan berusaha membalikkan sejarah buruk mereka atas Gli Azzurri yang diibaratkan sebagai La Bestia Nera (monster hitam). Pasalnya, Italia belum pernah kalah dari Jerman, dalam setiap pertandingan berstatus kejuaraan. Armada dari Negeri Piza itu juga telah menumbangkan Die National Elf (julukan lain timnas Jerman) sebanyak tiga kali di babak semifinal di berbagai kejuaraan, termasuk pada laga Euro 2012 lalu.

Namun, Jerman memiliki rapor bagus di perempat final Euro, sejak ikut serta pada tahun 1972 dengan nama Jerman Barat pada waktu itu. Mereka selalu mampu memenangkan babak delapan besar setelah lolos dari fase grup, yakni pada edisi 1972, 1976, 1980, 1988, 1992, 1996, 2008 dan 2012. Sedangkan pada Euro 1984, 2000 dan 2004, mereka terhenti di fase grup.

Sementara La Nazionale (julukan lain timnas Italia), punya rapor menang dua kali dan kalah dua kali dari empat babak perempat final terakhir yang mereka lakoni di Piala Euro. Akan tetapi, dari rekor pertemuan kedua kubu di berbagai ajang, Italia unggul 15 kali kemenangan berbanding 8 kali milik Jerman, dan 10 laga lainnya berujung imbang.

Di pertemuan terakhir, yang terjadi di ajang international friendly match di Muenchen, Jerman unggul 4-1 atas Italia, pada 30 Maret 2016. Meski itu adalah sukses pertama bagi Jerman setelah terakhir mereka lakukan dalam kemenangan 2-0 atas Italia dalam international friendly match di Zurich, Swiss, 21 Juni 1995.

Di babak sebelumnya, Slovakia kalah kelas dari Jerman. Sedangkan Italia bermain impresif dan mendikte juara Euro dua edisi terakhir, Spanyol.

Dari kesiapan tim, Jerman sendiri tidak memiliki satupun pemain yang absen akibat suspensi atau cedera. Sedang Italia harus kehilangan Thiago Motta akibat suspensi, lalu Daniele De Rossi serta Antonio Candreva yang terbujur cedera.

Tips
Betfred memasang Julian Draxler sebagai pencetak gol pertama laga ini pada angka 11/1. Paddy Power menempatkan kemenangan Jerman pada angka 5/4.

Kemudian Betway menaruh Italia sebagai pemenang laga ini di babak perpanjangan waktu pada angka 13/1. Lalu BoyleSports menslot Mesut Ozil sebagai pemberi assist gol Jerman pada menit berapapun laga ini pada angka 3/1.

Sementara Coral menjagokan Jerman sebagai pemenang dan lolos ke semifinal pada angka 7/1. Lantas William Hill menempatkan Graziano Pelle untuk mencatat gol dan Italia memenangkan pertandingan ini dalam tempo 90 menit pada angka 7/1.

Lalu Ladbrokes memasang main bawah 0,5 untuk total gol laga ini pada angka 5/1. Dengan Betfair menaruh Thomas Muller buat mencetak skor di laga ini pada menit berapapun pada angka 21/10.

Adapun Asian Bookie masih berani membuat Jerman (tuan rumah/1,90) untuk memberi voor 1/4 kepada Italia (tim tamu/2,00). Dengan kemenangan buat Italia dihargai paling tinggi (3,90 kali lipat), lalu hasil imbang (2,98) dan hasil absolut untuk Jerman (2,25). Kemudian di permainan total gol, Asian Bookie menaruh handicap 2 dengan posisi main atas 2,05 dan main bawah 1,85.(gun’s)

Sumber : SindoNews.com

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button