Dishub dan Satlantas Sidak Kelayakan Kendaraan Angkutan Umum

0
252
Kapala Dishub Kotamobagu Agung Adati Saat Melakukan Sidak
Dishub dan Satlantas Sidak Kelayakan Kendaraan Angkutan Umum
Advertisement

Dishub dan Satlantas Sidak Kelayakan Kendaraan Angkutan Umum

65 Persen Kendaraan Tak Layak Beroperasi

BOLMORA, KOTAMOBAGU – Menindak lanjuti Surat Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Darat Republik Indonesia, perihal pelaksanaan inspeksi keselamatan lalu lintas bidang perhubungan darat, Jumat (01/07/2017), Dinas Perhubungan Kebudayaan Pariwisata Komunikasi dan Informasi (Dishubbudparkominfo) Kota Kotamobagu bersama Satlantas Polres Bolmong, melaksanakan Inspeksi (Rhamp Chek) kesiapan angkutan umum lebaran Tahun 2016.

Menurut Kepala Dishubbudparkominfo Moch Agung Adati, kegiatan itu rencananya akan berlangsung sampai dengan 17 Juli 2016, dengan target operasi kendaraan angkutan umum yang berada di Terminal Serasi, Terminal Bonawang dan Pangkalan Kendaraan AKDP maupun AKAP yang ada di Kotamobagu.

“Sidak siang tadi merupakan hari pertama. Kegiatan ini akan dilangsungkan hingga 17 Juli,” kata Agung, Jumat (01/07/2016) siang tadi.

Dijelaskan Agung, ada tiga unsur yang menjadi fokus pemeriksaan kendaraan kali ini. Pertama, unsur administrasi yang meliputi surat kendaraan, SIM, Buku KIR, Nomor Mesin, dan Nomor Rangka kendaraan. Kedua, unsur teknis yang meliputi pemeriksaan ban, fungsi rem, rem tangan, sabuk pengamanan, kaca dan spido meter. Selanjutnya yang ketiga, terkait dengan unsur penunjang. Seperti wiper, klakson, kotak obat dan kelengkapan lampu kendaraan.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap 31 kendaraan pada hari pertama operasi, hanya 11 kendaraan yang dinyatakan layak beroperasi, sementara sisanya dinyatakan bermasalah,” terangnya.

Sementara itu, ada beberapa kasus yang ditemukan. Seperti keterlambatan surat-surat kendaraan, lampu pecah, rem tangan tak berfungsi dengan baik, ban gundul, kaca pecah, lampu utama dan lampu rem tak berfungsi. Bahkan kendaraan tak memiliki papan trayek, serta ada pengemudi yang hanya menggunakan SIM A biasa.

“Kami mengintruksikan kepada kepala Terminal agar sejumlah kendaraan yang bermasalah tersebut jangan diperkenankan mengangkut penumpang, jika kekurangan yang ada di kendaraan belum dipenuhi,” tegas Agung.

Sementara itu untuk satu kendaraan trayek Modayag, yang pengemudinya hanya memiliki SIM A, langsung ditahan oleh Ipda Sugiyanto Kanit Dikyasa Satlantas Polres Bolmong.

“Karena syarat pengemudi angkutan umum harus memiliki SIM A umum, bukan A biasa, sehingga kendaraannya harus ditahan,” pungkas Sugi.(gun’s)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here