Bupati Bolmong Sambut Kunjungan Kapolda Sulut dan Pangdam XIII/Merdeka

0
217
Bupati Bolmong Sambut Kunjungan Kapolda Sulut dan Pangdam XIII/Merdeka
Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana dan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Matondang, ketika disambut dengan tarian adat Mongondow, Kamis (17/6/2021) di Desa Bakan
Advertisement

BOLMORA.COM, ADVERTORIAL – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow (YSM), menyambut kunjungan kerja dua jendral bintang dua, Kamis (17/6/2021). 

Keduanya yakni Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Matondang, dan Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana. 

Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana dan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Matondang, ketika disambut oleh para tokoh adat

Kedatangan kedua jendral tersebut adalah untuk melihat langsung Kampung Tangguh Nasional (KTN) dan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong. 

Dalam kunjungan tersebut Kapolda Sulut dan Pangdam XIII/Merdeka didampingi langsung oleh Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow dan Wali Kota Kotamabagu Tatong Bara, beserta para pejabat di jajaran Pemkab Bolmong dan Pemkot Kotamobagu.  

Saat tiba di Desa Bakan, dua jendral tersebut disambut dengan tarian Tuitan, yang merupakan salah satu tarian tradisional masyarakat Mongondow.

Kapolda dan Pangdam XIII/Merdeka saat mendengar penjelasan Kepala Desa Bakan Hasanudin Mokodompit, tentang wilayah Desa Bakan

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana dan Pangdam XIII/Merdeka Santos Matondang, ke Desa Bakan. 

“Ini menandakan bahwa ada perhatian khusus dari Forkopimda Sulut ke Kabupaten Bоlmоng. Mudah-mudahan kunjungan ini bisa menjadi pertanda baik bagi Bolmong,” tandasnya.

Sementra itu,  Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana, dalam sambutan mengatakan jika Kepolisian bersama TNI sejak awal bekerja sama dengan masyarakat dalam rangka menekan penyebaran Covid-19.

“Kita bersyukur di Sulut sudah masuk zona kuning, yang berarti wilayah tersebut rendah penyebaran Covid-19,” ujarnya. 

Mantan Kapolda Metro Jaya ini juga mengapresiasi Desa Bakan yang sangat sigap menangani pandemi Covid-19.

“Ini contoh yang baik, intinya setiap desa harus ada langkah tanggap dalam penanggulangan pencegahan penularan virus corona,” ungkap dia. 

Foto bersama dengan warga penerima bantuan

Nana menegaskan, selain memiliki fungsi menanggulangi Covid-19, Desa Tangguh juga dihadirkan untuk mengantisipasi bencana alam. Selain itu, Desa Tangguh juga diperuntukkan untuk memberdayakan UMKM, dan mengidentifikasi masyarakat yang terdampak.

“Sehingga distribusi bansos, sembako maupun BLT bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya. 

Kapolda juga berterima kasih kepada pemerintah Desa Bakan yang telah menerapkan Desa Tangguh. 

“Kami harap penerapan protokol kesehatan dapat terus ditingkatkan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

(Advertorial/Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here