Tahapan Pilkada Dimulai, 81 PKD se-Kabupaten Bolsel Dilantik
BOLMORA.COM, ADVERTORIAL – Dengan dimulainya kembali tahapan Pemilu (Pemilihan Umum) secara serentak, baik tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota, maka Bawaslu (Badan Pengawasan Pemilu) kembali menjalankan fungsinya sebagai lembaga yang akan melakukan pencegahan dan penindakan terhadap pelanggaran pemilu dan sengketa proses pemilu, serta mengawasi pelaksanaan tahapan penyelenggaraan pemilu, dan mencegah terjadinya praktik politik uang.
Demikian juga yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Bolsel, yang nantinya akan mengawasi jalannya Pilkada (pemilihan kepala daerah), baik Pemilihan Gubernur dan Wakil Guber Sulut (Sulawesi Utara) mupun Bupati dan Wakil Bupati Bolsel yang akan dilaksanakan pada tahun 2020 ini.

Untuk membantu pengawasan di tingkat kecamatan, Bawaslu Kabupaten Bolsel kembali mengaktifkan Panwascam (panitia pengawasan kecamatan), yang sebelumnya sempat dinonaktifkan karena adanya wabah Covid-19 (corona virus disease 2019).
Pun melalui Panwascam, dilakukan pelantikan PKD (pengawas kelurahan dan desa) yang akan bertugas di masing-masing kecamatan di wilayah Kabupaten Bolsel. Pelantikan berlangsung di kantor Kecamatan Bolaang Uki, Minggu (14/6/2020).
Ketua Bawaslu Bolsel Rolis Hasan mengatakan, peng-aktifan kembali Panwascam dilakukan berdasarkan surat edaran Bawaslu RI. Kemudian, Bawaslu Provinsi Sulut meminta Bawaslu kabupaten dan kota penyelenggara pilkada untuk kembali mengaktifkan jajaran pengawas ad hoc.
“Pengawas ad hoc yang dimaksud adalah Panwascam dan PKD. Dalam surat edaran pengawas ad hoc Harus diaktifkan sebelum 15 Juni 2020, baik itu dilakukan secara daring maupun tatap muka, tentunya sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan yang berlaku,” ungkapnya.

Rolis melanjutkan, karena di Kabupaten Bolsel belum dilakukan pelantikan PKD, maka sesuai arahan Bawaslu Sulut, usai mengaktifkan Panwascam, selanjutnya diberikan kewenangan untuk melantik PKD di tujuh kecamatan.
“Memang, pelantikan PKD mendesak dilakukan. Ini dilaksanakan agar seluruh lanjutan proses tahapan pilkada bisa diawasi oleh jajaran pengawasan sampai di tingkat desa. Jadi, hari ini kami berbagi tugas untuk menghadiri sekaligus mengarahkan pelantikan 81 PKD. Sehingga, lanjutan tahapan pilkada oleh KPUD (Komisi pemilihan Umum Daerah) yang dimulai 15 Juni 2020, bisa segera diawasi,” jelas Rolis.
Sementara, Pimpinan Bawaslu Bolsel Monita Mokodompit, yang membidangi Divisi SDM, Data dan Informasi mengungkapkan, rencana awalnya pelantikan PKD akan dilakukan secara virtual, namun mengingat keterbatasan jaringan internet, maka dilakukan secara tatap muka.
“Setelah dilakukan pembahasan internal, kita sepakat dan mengintruksikan kepada Panwascam untuk melakukan pelantikan secara tatap muka, dengan memperhatikan standar protokol kesehatan Covid-19,” ujarnya.

Sebelumnya, pihak Bawaslu Bolsel telah berkoordinasi dengan tim gugus tugas kabupaten, kepolisian dan pemerintah daerah setempat, untuk bekerja sama dalam hal positif dan bersinergi untuk menyukseskan lanjutan tahapan pilkada ini, termasuk pengaktifan kembali Panwascam dan pelantikan PKD.
“Bersama ketua dan teman-teman di Bawaslu, kami sudah berkoordinasi dengan tim gugus tugas kabupaten, Kapolres dan pemerintah daerah. Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan sesuai prosedur,” sebut Monita.
Kegitan pelantikan PKD ini turut disaksikan oleh Pimpinan Bawaslu Kifly Yudi Malonda, yang membidangi Divisi PHH, Camat Bolaang Uki Nurhaeda Yasin, dan Kapolsek Bolaang Uki AKP Suharno.
Berikut jumlah PKD per Kecamatan:
| Kecamatan Bolaang Uki : 17 orang |
| Kecamatan Tomini : 7 orang |
| Kecamatan Posigadan : 16 orang |
| Kecamatan Helumo : 11 orang |
| Kecamatan Pinolosian : 10 orang |
| Kecamatan Pinolosian Tengah : 8 orang |
| Kecamatan Pinolosian Timur : 12 orang |
(Advertorial/Gnm)



