Bolsel

Pantau Apel Kerja ASN, Pemkab Bolsel Gunakan Aplikasi Hadir

BOLMORA.COM, BOLSEL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong Selatan (Bolsel) melalui Badan Kepegawaian Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bolsel mulai menggunakan Apliksasi HADIR, guna memantau kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mengikuti apel kerja setiap harinya.

Sebagaimana disampaikan oleh Kepala BKPSDM Bolsel, Ahmadi Modeong. Ia menjelaskan, bahwa aplikasi HADIR ini bekerja, untuk memastikan kehadiran para ASN dalam kegiatan apel pagi dan sore.

“Nantinya Sekda Bolsel akan menjadi super admin bersama beberapa staf di BKPSDM,” ujar Ahmadi.

Dalam penggunaan aplikasi Hadir, nantinya setiap pimpinan SKPD wajib mendaftar sebagai admin kepada general admin. Menurutnya, saat ini jumlah ASN yang sudah pernah mendaftar di aplikasi HADIR, berjumlah 1.509 ASN, dari jumlah ASN sebanyak 1864 pegawai. Namun jumlah ini belum semua ASN aktif terdaftar di aplikasi HADIR.

Setiap ASN yang akan mengecek kehadiran apel, lanjut Ahmadi, wajib mendownload aplikasi HADIR melalui Play store, dengan mengikuti petunjuk yang ada. Selain itu wajib mengisi data dengan nomor handphone yang aktif dan terdaftar di HP android.

“ASN yang sudah mendaftar tapi belum bisa terbaca oleh aplikasi HADIR wajib menghubungi general admin yang ada di BKPSDM, “ ungkap Kadis Ahmadi Modeong.

Ia juga menjelaskan, ASN yang sudah terdaftar aktif pada aplikasi HADIR, ketika mengechek apel pagi dan sore wajib mengaktifkan lokasi/GPS dan scan wajah di titik koordinat yang telah ditentukan sebagai bukti ASN bersangkutan hadir dan bisa terbaca oleh sistem.

Bagi pimpinan SKPD yang akan mengecek kehadiran apel pagi dan sore bawahannya, boleh mendaftar sebagai admin kepada general admin yang ada di BKPSDM.

“Untuk pelaksanaan Apel Pagi dan Sore tetap dilaksanakan di halaman kantor BKPSDM, kecuali ada petunjuk langsung pimpinan untuk pemindahan tempat, “ terang Ahmadi.

Lanjut Ahmadi, Titik koordinat yang telah ditentukan oleh general admin saat apel radius 100 Meter, tapi jika ada ASN atau pimpinan OPD yang melaporkan hadir melalui aplikasi namun tidak berada di barisan apel atau titik koordinat yang telah ditentukan maka general admin berhak menolak kehadiran melalui aplikasi.

Meski demikian, jika terjadi kendala pada jaringan internet dalam pengoperasiannya, maka ASN tetap menggunakan pingger print.

Dijelaskan Ahmadi, bahwa manfaat aplikasi HADIR dinilai lebih efektif dari pingger print. Hal ini diyakini dapat menghindari antrian pada saat pinggerprin. Selain itu mudah untuk mengetahui bagi pimpinan SKPD saat mengecek staf atau bawahannya ketika pelaksanaan apel.

“Ini juga akan mempermuda Bupati dan Wakil Bupati atau Sekda untuk mengetahui pimpinan SKPD yang ikut apel, termasuk semua ASN yang terdaftar ketika tidak masuk kantor ataupun dalam posisi tugas luar.(**)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button