Insentif Pemuka Agama di Bolmong Akan Dinaikan
BOLMORA, BOLMONG – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow, berjanji akan menaikkan insentif untuk para pemuka agama yang tersebar di 200 desa dan 2 kelurahan se-Bolmong.
Sebagaimana dikatakan bupati bahwa insentif bagi pemuka agama merupakan perwujudan dari salah satu janji kampanye saat dirinya dan Wakil Bupati (Wabub) Yanni Ronny Tuuk, mencalonkan diri pada Pilkada 2017 lalu.
“Janji saya bersama pak Yanni untuk memberikan insentif bagi para pemuka agama, dalam hal ini imam dan pegawai syar’i, alhamdulillah sudah mulai terealisasi tahun ini. Semoga di tahun mendatang akan ada kenaikkan, sehingga bisa lebih mensejahterakan pemuka agama yang ada di daerah kita,” ujarnya.
Ditambahkan, tunjangan bagi para pemuka agama tersebut merupakan salah satu bentuk apresiasi pemerintah terhadap kinerja para pemuka agama di tengah masyarakat.
“Peran pemuka agama sangat penting di tengah masyarakat, terutama dalam hal membangun mental keagamaan masyarakat untuk lebih baik ke depan,” sebut bupati mantan anggota DPR RI dua periode ini.
Sebelumnya, Kepala Bagian Kesra Bolmong Rukman Korompot mengungkapkan, pihaknya telah menata anggaran sekitar Rp3,6 Miliar untuk pembayaran tunjangan pemuka agama. Total anggaran tersebut masih akan dinaikkan kembali, dengan melihat kemampuan anggaran Pemkab Bolmong ke depan.
Katanya, proses pembayaran insentif dilakukan setiap triwulan. Yang mana, di Kabupaten Bolmong ada sekitar 1.276 petugas agama, baik Islam, Kristen dan Hindu, yang terdata untuk menerima insentif.
“Masing-masing petugas agama akan menerima insentif Rp200.000 per bulan. Jika diakumulasikan, setiap triwulan masing-masing petugas agama menerima Rp600.000,” urainya.(agung)



