Diduga Lakukan Money Politik, Suharjo Dilaporkan ke Panwaslu
BOLMORA, POLITIK – Calon Wakil Wali Kota Kotamobagu, nomor urut 2, Suharjo Makalalag, dilaporkan ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Kotamobagu oleh Nursila Daeng Masingki dan Masdi Daeng Masingki, warga Kelurahan Motoboi Kecil, Kotamobagu Selatan, Sabtu (23/6/2018).
Suharjo dilaporkan karena diduga melakukan praktik money politik, dengan membagikan sejumlah uang pecahan Rp100 ribu kepada kedua kakak beradik tersebut.
Menurut penuturan Nursila di kantor Panwaslu, dirinya didatangi oleh Suharjo yang saat dirinya sedang berada di sebuah kantin depan rumahnya.
“Kami mendengar ada lagu dari calon Wali Kota dan Wakil Walikota JaDi-JO diputar keras berasal dari mobil Hartop. Sampai didepan kantin mobil berhenti, beberapa orang di dalam mobil itu turun. Sedangkan yang lainnya dari kendaraan roda dua. Selanjutnya, beberapa diantaranya saya kenal, salah satunya Calon Wakil Walikota, Suharjo Makalalag dan ada juga warga Motoboi Kecil,” ungkap Nursila.
Menurutnya, tidak lama kemudian Suharjo mengambil sebuah dompet dan memberikan uang kepadanya.
“Setelah mereka sampai, posisi saya ada di depan kantin dan saya diajak masuk oleh Pak Suharjo ke dalam rumah karena ada yang ingin dia sampaikan. Setelah itu saya langsung diberikan uang, katanya untuk beli susu. Padahal saya tidak pernah bertemu dengan Suharjo sebelumnya, dan ini yang pertama kalinya sehingga saya heran, bahkan kakak saya juga diberikan uang,” terang Nursila.
Pernyataan Nursila turut dibenarkan oleh kakaknya Masdi Daeng Masingki. Menurutnya, Suharjo datang secara tiba-tiba. Bahkan dirinya kaget dan heran.
“Suharjo memberikan uang kepada saya Rp100 ribu. Setelah itu dia langsung memeluk saya. Waktu itu saya ada di dalam rumah, berniat keluar dan menegur karena mobil Hartop bertuliskan JaDi-Jo memutar lagu cukup keras,” ujar Masdi, saat berada di ruang Ketua Panwaslu Kotamobagu.
Ketua Panwaslu Kotamobagu, Musli Mokoginta, saat dihubungi awak media mengaku malam ini juga akan menyurat untuk memanggil Suharjo Makalalag untuk diperiksa.
“Tadikan pelapor sudah diperiksa, saksi saksi sudah diperiksa. Malam ini Panwas menyurat ke Suharjo untuk diperiksa besok, Minggu sekitar pukul 13.00 WITA. Arahnya ke mana? kita masih akan mengelar bersama dengan Gakumdu, yang pasti besok Suharjo kami panggil,” kata Musli.
Suharjo saat dikonformasi bersama oleh awak media melalui via telepon membantah hal tersebut.
“Itu tidak benar dan itu hoax,” singkatnya.(**/me2t)



