Warga Lingkar Tambang Pertanyakan Kedaraan yang Dipakai PT ASA
BOLMORA, BOLTIM – Perusahaan Tambang Emas PT ASA (Arafura Surya Alam) kembali menuai keluhan Warga Desa Kotabunan dan Bulawan bersatu Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Warga lingakar tambang mempertanyakan kendaraan oprasional perusahaan PT ASA yang beroperasi di Desa Kotabunan . Pasalnya, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan emas ini telah mengoprasikan mobil yang disewa dari luar daerah sebanyak 10 unit, dan sampai hari ini belum juga ada kejelasan dari pihak perusahaan.
Menanggapi hal ini, sumber resmi Bolmora.com, Dade Abdulrahman angkat bicara, saat bersua dengan awak media Rabu (30/5/2018). Dia menilai Perusahaan PT ASA terkesan ada permainan dengan oknum suplayer yang biasa memasok mobil di PT J-Resources Gold Mining Bakan.
“Kenapa kami masyarakat Desa Kotabunan tidak dapat menyediakan mobil seperti yang perusahaan butuhkan? Kalau memang mobil yang mereka butuhkan seperti apa tinggal bilang, nanti kami adakan walaupun hanya kami kredit di diler,” tegasnya.
Dia juga menambahkan, soal sopir di Kotabunan dan Bulawan Banyak, kenapa harus ambil orang dari luar.
“Masyarakat jangan dibodohi. Yang jadi pertanyaan mengapa sampai hari ini selalu ada wajah baru yang lewat mengedarai mobil perusahaan Ini pembodohan,” kata Dade.
Untuk penerimaan kariawan lanjut dia, PT. ASA banyak merekrut tenaga kerja dari luar dengan alasan mereka (Tenaga kerja dari luar-red) diterima sebagai tenaga ahli.
“Kalau tenaga kerja dari lingkar tambang belum punya keahlian, yah dikasih ajar dong biar mereka tahu bukan selalu mamakai tenaga kerja dari luar. Selama ini, PT. ASA tidak pernah transparan menyangkut perekrutan karyawan. Seharusnya, ketika sudah ada penerimaan karyawan harus diprioritaskan anak kampong,” imbuh Dade.
Di tempat terpisa Dua warga Desa Bulawan juga mengatakan, kami akan memastikan sampai selesai lebaran, Jika pihak Perusahaan masih memakai sistem yang mereka lakukan sekarang, maka” Kami akan demo besar besaran, kami akan memblok jalan jalan yang mereka gunakan untuk beraktifitas.
Terkait hal ini, Regionald Pontoh selaku Eksternal PT ASA saat dikonfirmasi tidak berada di tempat.(ayax vay)



