Wimboh Santoso Nahkodai OJK Periode 2017-2022
BOLMORA, JAKARTA – Pemilihan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2017 – 2022, di ruangan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Kamis, 8 Juni 2017, pukul 19.30 WIB, tadi malam berjalan cukup alot.
Dua kandidat yang bertarung, yakni Wimboh Santoso, dan Sigit Pramono. Pemilihannya pun dilakukan secara tertutup, oleh anggota Komisi XI DPR RI
Dalam pemilihan, total anggota Komisi XI yang memberikan suara berjumlah 55 orang. Wimboh Santoso menang telak dengan perolehan 50 suara, mengalahkan Sigit Pramono. Sementara, 1 suara lainnya dinyatakan abstain.
Wimboh Santoso akan menggantikan Muliaman D. Hadad. Wimboh merupakan birokrat yang berkarir di Bank Indonesia (BI) dan Data Moneter International. Jabatan di BI yakni Kepala Kantor BI di New York, Amerika Serikat (AS), dan Direktur Pengaturan Perbankan BI.
Selanjutnya Komisi XI DPR RI akan melakukan pemilihan calon komisioner OJK lainnya, pendamping Wimbo Santoso. Rapat pemilihan tersebut juga akan dilakukan secara tertutup.
Berikut daftar lengkap nama Dewan Komisioner OJK periode 2017-2022:
Wimboh Santoso (Ketua)
Nurhaida (Anggota)
Tirta Segara (Anggota)
Riswinandi (Anggota)
Heru Kristiyana (Anggota)
Hoesen (Anggota)
Ahmad Hidayat (Anggota)
Anggota Komisi XI Aditya Anugerah Moha S.ked mengungkapkan, tantangan untuk Ketua OJK terpilih adalah menjaga stabilitas sistem keuangan, mulai dari perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non bank (IKNB).
“Ketua terpilih mempunyai tugas menjaga stabilitas keuangan negara, mulai dari perbankan, pasar modal, Industri Keuangan Non Bank, “ujar Aditya.
Tambahnya, Ketua OJK terpilih juga harus fokus untuk konsolidasi perbankan. Terlebih, saat ini sedang ramai terkait Peraturan Pengganti Perundang-undangan (Perppu) Nomor 1 tahun 2017. Terkait masalah di asuransi, dan ini menjadi tantangan, terutama penyelesaian masalah AJB Bumiputera.
” Sekaligus, Wimboh juga harus mementingkan perlindungan konsumen dan fokus memerangi investasi bodong, ” tegas ADM sapaan akrab putra Bolaang Mongondow. (RYS/Wdy)



