Sulut Masuk Lima Besar Tertinggi Penyalahguna Narkoba

0
334
Penyerahan penghargaan kepada pendukung pemberantasan narkoba di sulut
Sulut Masuk Lima Besar Tertinggi Penyalahguna Narkoba
Advertisement

Sulut Masuk Lima Besar Tertinggi Penyalahguna Narkoba

BOLMORA, KOTAMOBAGU – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut Sumirat Dwiyanto mengatakan, dari jumlah seluruh provinsi di Indonesia, Sulut berada di peringkat lima tertinggi penyalahguna narkoba.

“Sulut masuk di lima besar tertinggi dengan jumlah penyalahguna sebanyak 42.876 orang, dan tingkat prevalensi sebesar 2,43 persen,” ungkap Dwiyanto, usai upacara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional Tingkat Provinsi Sulut, Senin (27/06/2016).

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, yang bertindak selaku Inspektur Upacara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional Tingkat Provinsi Sulut, saat membacakan sambutan tertulis kepala BBN Pusat Budi Waseso mengatakan, berdasarkan hasil survey penyalahgunaan narkotika menunjukkan, angka prevalensi penyalahguna narkotika di tanah air cenderung naik dari tahun ke tahun. Tahun 2015 misalnya, prevalensi penyalahguna narkotika sebesar 2,20 persen atau lebih dari 4 juta orang, terdiri dari penyalahguna pakai, teratur pakai, maupun pecandu. Selain itu, BNN juga berhasil mengungkapkan 72 jaringan sindikat narkotika, baik nasional maupun internasional, yang terdiri dari jaringan sindikat Tiongkok, Malaysia, Afrika Barat, Timur Tengah, Pakistan, China dan sindikat jaringan ganja Bang Pin alias Aripin.

“Sedangkan barang bukti yang berhasil disita, terdiri dari narkotika jenis sabu sebesar 1,8 ton, ekstasi 707.864 butir, ganja 4,1 ton dan lahan ganja seluas 69 hektare,” kata Kandouw.

Upacara yang berlangsung di halaman kantor Gubernur Sulut itu, dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada 10 stacke-holder pendukung program dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN), masing-masing kepada Pdt Hanny Pantouw, dari Yayasan Bunga Bakung, Suwarno Tuijo, dari Yayasan LKKNU, Pdt Jamilla Husein, dari Yayasan Jamilla Ministry, ABG Rattu, dari Forkan Sulut, serta sejumlah harian media cetak. Di antaranya, Harian Komentar, Tribun Manado, Manado Post, Posko Manado dan Harian Radar Manado.(santo)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here