Bolmut

Awas ! Pencurian Bermodus Hipnotis

Awas ! Pencurian Bermodus Hipnotis

BOLMORA, BOLMUT – Di Kabuapten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) kini mulai marak pencurian dengan modus menghipnotis calon korban.

Itu terjadi di Desa Kuala, Kecamatan Kaidipang. Salah satu pemilik warung dihipnotis oleh orang yang tak dikenal. Akibatnya, sejumlah uang milik warga yang tidak mau menyebutkan namanya itu raib digasak pencuri yang belum diketahui berapa jumlahnya. Rupanya kejadian serupa  juga sebelumnya terjadi di Kecamatan Pinogaluman. Di situ, para pelaku berhasil membawa uang puluhan juta, milik pengusaha warung.

Dengan adanya dua kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmut melalui Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Khristanto Nani, mengingatkan agar masyarakat waspada dengan pencurian modus operandi baru ini. Masyarakat diminta jangan lenngah dengan orang-orang yang baru dikenal.

“Sebab, kelengahan bisa dimanfaatkan oleh orang-orang yang mungkin saja kita kenal ataupun tidak. Olehnya, masyarakat perlu waspada dengan modus-modus eperti ini,” kata Nani.

Nani berharap, dengan berbagai kejadian yang telah menimpa sejumlah masyarakat, kiranya dapat dijadikan pelajaran. Sebaiknya lebih berhati-hati lagi dengan orang yang tidak dikenal. Dia menyarankan agar masyarakat segera melapor jika ada gerakan mencurigakan dari orang yang tidak dikenal.

“Sebaiknya segera melapor ke pemerintah setempat atau langsung ke pihak penegak hukum jika mendapati orang yang tidak dikenal,” imbaunya.

Diharapkan pula kepada seluruh masyarakat lebih khusus para pedagang agar selalu mawas diri. Baik siang maupun di malam hari. Sebab, modus-modus pencurian seperti ini tak kenal siang maupun malam. Kalau ada kesempatan pasti mereka akan beraksi.

“Barus waspada baik siang atau malam. Dengan begitu, paling tidak kita akan terhindar dari korban pencurian. Jika ada hal-hal yang mencurikan silahkan menghubungi pihak keamanan,” ucap Nani.

Terpisah, Kapolsek Urban Kaidipang Kompol Teddy Pontoh, ketika dikonfirmasi mengaku belum mengetahui adanya pencurian dengan modeus hipnotis.

“Memang modus ooperanduinya baru, sehingga untuk menanggulanginya dibutuhkan kerja sama dari masyarakat agar dapat mengungkap indentitas para pelaku,” urai Pontoh.

Dia meminta masyarakat lebih waspada, utamanya bagi orang-orang pendatang baru yang sengaja datang menawarkan sesuatu barang, karena bisa saja orang tersebut bisa mendatangkan bahaya bagi masyarakat.

“Sebaiknya kalu menemui orang seperti itu, segera melakukan koordinasi denga sangadi. Sebab,  di desa sudah ada aturan jika pendatang baru harus melapor 1×24 jam,” ujarnya.

Ditambahkan Pontoh, sejauh ini belum ada masyarakat yang melapor secara resmi soal kejadian itu.

“Modusnya baru, dan sangat jarang terjadi. Namun, kami tak pernah berhenti untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa warpada dengan orang baru di lingkungan sekitar. Bukan hanya pencuarian dengan cara menghipnotis yang harus diwaspadai, tapi juga pencurian dengan memanfaatkan  saat masyarakat sedang melaksanakan ibadah malam hari di bulan puasa ini. Intinya, supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, tentu kita harus waspada,” pungkasnya.(fikri)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button